Tak Mau Ketinggalan, Indonesia Bisa Bikin Baterai Kendaraan Listrik 4 Tahun Lagi

loading...
Tak Mau Ketinggalan, Indonesia Bisa Bikin Baterai Kendaraan Listrik 4 Tahun Lagi
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) optimistis, Indonesia tahun 2024 sudah bisa memproduksi baterai lithium tipe teranyar 811. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) optimistis, Indonesia tahun 2024 sudah bisa memproduksi baterai lithium tipe teranyar 811. Kepala BKPM Lahlil Lahadalia mengatakan, pembuatan industri baterai ini untuk menyambut era energi ramah lingkungan di 2025.

(Baca Juga: Infrastruktur Kendaraan Listrik Harus Jadi Perhatian Pemerintah)

"Kita harapkan harus membangun baterai karena di 2025 konsep green energy di hampir semua belahan dunia sudah mulai fokus pada bagaimana membangun alat transportasi dengan baterai dan di Indonesia," kata Bahlil dalam diskusi virtual, Rabu (16/9/2020).

Menurut Bahlil sudah seharusnya Indonesia perlu bersyukur sebagai negara dengan sumber daya alam yang melimpah. Hal ini membuat Indonesia mudah mendapatkan onderdil dari membangun industri baterai untuk kendaraan listrik.



(Baca Juga: Pemerintah Dorong Investasi Industri Baterai Kendaraan Listrik)

"Saya pikir salah satu negara yang harus kita syukuri karena Allah begitu memberikan sumber daya alam yang melimpah, dimana cadangan dunia itu 20% ada di Indonesia dan kita juga mempunyai material lain 85% dari total material untuk mematuhi pembangunan baterai," tandasnya.

Teknologi baterai untuk kendaraan listrik merupakan kunci utama bagi Indonesia untuk menjadi pemain utama di sektor electric vehicle yang ramah lingkungan. Oleh karena itu, investasi dalam pengembangan baterai kendaraan listrik menjadi sebuah hal yang perlu terus didorong.
(akr)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top