Catat Nih! RI Baru Punya 4 Pelabuhan Logistik dengan Sistem Canggih
Kamis, 24 September 2020 - 19:45 WIB
loading...
RI baru punya empat pelabuhan dengan sistem logistik canggih. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direrktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Heru Pambudi mengatakan baru ada empat pelabuhan di Indonesia yang sudah menerapkan ekosistem logistik nasional . Keempatnya, yaitu Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya, Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang, Pelabuhan Belawan di Medan, dan Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta.
"Untuk kuartal II dan masuk kuartal III 2020 ini, kita sudah selesaikan semua PR kita, itu sudah disampaikan Bu. Menteri Keuangan. Memang masih ada program lain ke depan sampai empat tahun ke depan," kata Heru dalam konferensi pers virtual ekosistem logistik nasional, Kamis (24/9/2020).
Baca Juga: RI Jadi Bahan Ejekan Singapura, Ini Lho Masalahnya..
Menurut dia penerapan sistem logistik canggih tersebut masih tahap awal. Sehingga ke depan diharapkan akan semakin banyak pelabuhan-pelabuhan lainnya yang akan menerapkan ekosistem logistik nasional tersebut.
"Memang ada yang masih dalam tahap piloting, dan masih dalam perencanaan, terutama yang berkaitan dengan pergerakan logistik domestik. Bagaimana kita mengawinkan ke depan dengan logistik internasional impor and ekspor," jelasnya.
"Untuk kuartal II dan masuk kuartal III 2020 ini, kita sudah selesaikan semua PR kita, itu sudah disampaikan Bu. Menteri Keuangan. Memang masih ada program lain ke depan sampai empat tahun ke depan," kata Heru dalam konferensi pers virtual ekosistem logistik nasional, Kamis (24/9/2020).
Baca Juga: RI Jadi Bahan Ejekan Singapura, Ini Lho Masalahnya..
Menurut dia penerapan sistem logistik canggih tersebut masih tahap awal. Sehingga ke depan diharapkan akan semakin banyak pelabuhan-pelabuhan lainnya yang akan menerapkan ekosistem logistik nasional tersebut.
"Memang ada yang masih dalam tahap piloting, dan masih dalam perencanaan, terutama yang berkaitan dengan pergerakan logistik domestik. Bagaimana kita mengawinkan ke depan dengan logistik internasional impor and ekspor," jelasnya.
Lihat Juga :