Tiga Tantangan Ekonomi Hadapi Covid-19 Versi BI
Jum'at, 25 September 2020 - 00:24 WIB
loading...
Riset yang kuat di bidang ekonomi dan keuangan syariah diyakini dapat menjadi modal penting untuk menjawab tantangan ekonomi khususnya di era pascapandemi Covid-19 saat ini. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Riset yang kuat di bidang ekonomi dan keuangan syariah diyakini dapat menjadi modal penting untuk menjawab tantangan ekonomi khususnya di era pascapandemi Covid-19 saat ini.
(Baca Juga: Awas, BI Kasih Peringatan Perlambatan Kredit Masih Akan Terjadi )
Sebagai langkah konkrit, Bank Indonesia Institute dengan International Centre for Education in Islamic Finance (INCEIF) menandatangani Memorandum of Commitment (MOC) untuk meningkatkan kerja sama dalam bidang riset dan edukasi, khususnya dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako mengatakan, ruang lingkup kerjasama secara spesifik meliputi bidang pembelajaran atau pelatihan, penelitian, dan kegiatan atau program bersama.
"Kedua lembaga meyakini bahwa kerja sama tersebut dapat mengatasi keterbatasan sumber daya manusia, baik secara kuantitas maupun kualitas, dalam bidang Ekonomi dan Keuangan Syariah," kata Onny di Jakarta, Kamis (24/9).
(Baca Juga: Awas, BI Kasih Peringatan Perlambatan Kredit Masih Akan Terjadi )
Sebagai langkah konkrit, Bank Indonesia Institute dengan International Centre for Education in Islamic Finance (INCEIF) menandatangani Memorandum of Commitment (MOC) untuk meningkatkan kerja sama dalam bidang riset dan edukasi, khususnya dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako mengatakan, ruang lingkup kerjasama secara spesifik meliputi bidang pembelajaran atau pelatihan, penelitian, dan kegiatan atau program bersama.
"Kedua lembaga meyakini bahwa kerja sama tersebut dapat mengatasi keterbatasan sumber daya manusia, baik secara kuantitas maupun kualitas, dalam bidang Ekonomi dan Keuangan Syariah," kata Onny di Jakarta, Kamis (24/9).
Lihat Juga :