300 Pelaku Usaha Akan Terlibat di Unboxing Digital Akhir September
Jum'at, 25 September 2020 - 19:09 WIB
loading...
Unboxing Digital yang akan digelar akhir bulan ini akan melibatkan 300 pelaku usaha. Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah melalui Menteri Keuangan , Sri Mulyani Indrawati telah mengumumkan Indonesia mengalami resesi akibat pandemi COVID-19 . Kondisi ini menjadi tantangan besar dalam dunia bisnis, khususnya pemasaran, sebab perilaku pasar tiba-tiba berubah.
Namun, ada satu hal yang positif, di mana adopsi platform digital justru mengalami percepatan. Pelaku usaha seolah dipaksa belajar lebih cepat sekaligus memanfaatkan teknologi, sehingga bisnis yang sedang dijalankan menjadi lebih efektif dan efisien.
Baca juga: Kunci Sukses Pelaku UMKM, Ekosistem Ekonomi Digital Perlu Dibangun
Pelaku usaha dalam keterbatasannya saat pandemi, berbondong-bondong memanfaatkan kampanye digital memasarkan produk serta layanan mereka. Kampanye digital tidak bisa lagi dipandang sekadar iklan yang lalu lalang di media sosial seperti Facebook , Twitter, Instagram, atau bahkan ditawarkan melalui mesin pencari Google.
"Kampanye digital itu harus dilihat dari empat komponen utama yakni platform atau media, pengalaman pelanggan, pesan yang disampaikan, dan data pendukung. Inilah wawasan yang akan dibagikan dalam acara unboxing digital kami," kata Viktor Iwan, CEO dari PT Doxadigital Indonesia, di Jakarta, Jumat (25/9/2020).
"Marketing secara digital jika tidak dilakukan dengan benar, maka dampaknya pun tidak akan sesuai dengan harapan," tambahnya.
Unboxing digital ini berkerja sama dengan SEMrush, salah satu platform digital marketing yang sudah dikenal secara global sejak 2008. SEMrush melihat penduduk Indonesia pada 2020 sebagai pasar yang menarik karena mereka adalah pengguna internet yang cukup tinggi. Pada awal tahun, pengguna internet di negeri ini telah mencapai 175,4 juta orang atau 64% lebih dan terus bertumbuh. Tentunya data tersebut harus dimanfaatkan dan diolah dengan baik, sebagai indikator kesuksesan strategi digital.
Namun, ada satu hal yang positif, di mana adopsi platform digital justru mengalami percepatan. Pelaku usaha seolah dipaksa belajar lebih cepat sekaligus memanfaatkan teknologi, sehingga bisnis yang sedang dijalankan menjadi lebih efektif dan efisien.
Baca juga: Kunci Sukses Pelaku UMKM, Ekosistem Ekonomi Digital Perlu Dibangun
Pelaku usaha dalam keterbatasannya saat pandemi, berbondong-bondong memanfaatkan kampanye digital memasarkan produk serta layanan mereka. Kampanye digital tidak bisa lagi dipandang sekadar iklan yang lalu lalang di media sosial seperti Facebook , Twitter, Instagram, atau bahkan ditawarkan melalui mesin pencari Google.
"Kampanye digital itu harus dilihat dari empat komponen utama yakni platform atau media, pengalaman pelanggan, pesan yang disampaikan, dan data pendukung. Inilah wawasan yang akan dibagikan dalam acara unboxing digital kami," kata Viktor Iwan, CEO dari PT Doxadigital Indonesia, di Jakarta, Jumat (25/9/2020).
"Marketing secara digital jika tidak dilakukan dengan benar, maka dampaknya pun tidak akan sesuai dengan harapan," tambahnya.
Unboxing digital ini berkerja sama dengan SEMrush, salah satu platform digital marketing yang sudah dikenal secara global sejak 2008. SEMrush melihat penduduk Indonesia pada 2020 sebagai pasar yang menarik karena mereka adalah pengguna internet yang cukup tinggi. Pada awal tahun, pengguna internet di negeri ini telah mencapai 175,4 juta orang atau 64% lebih dan terus bertumbuh. Tentunya data tersebut harus dimanfaatkan dan diolah dengan baik, sebagai indikator kesuksesan strategi digital.
Lihat Juga :