Ajib, Produk Olahan Kelapa dan Arang RI Laris Manis di India dan Malaysia
Minggu, 27 September 2020 - 09:53 WIB
loading...
Ekspor komoditas pertanian yang dikedepankan kali ini adalah produk olahan kelapa meliputi santan kelapa tujuan Jerman dengan volume 70 ribu kilogram senilai Rp1,6 miliar. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan, ekspor komoditas pangan bisa menjadi rujukan untuk direplikasi di daerah lainnya. Sepanjang Januari sampai dengan Agustus 2020, ekspor komoditi pertanian tercatat telah meningkat sebesar 8,59%.
"Ini adalah ekspor yang luar biasa dan diharap dapat direplikasi diberbagai daerah karena kita adalah negeri rayuan pulau kelapa," ujar Menko Arilangga di Jakarta, Minggu (27/9/2020).
(Baca Juga: Ekspor Produk Pertanian Tak Goyah Dihantam Pandemi, Airlangga: Luar Biasa )
Kata dia, ekspor komoditas pertanian yang dikedepankan kali ini adalah produk olahan kelapa meliputi santan kelapa tujuan Jerman dengan volume 70 ribu kilogram senilai Rp1,6 miliar. Selanjutnya bubuk kelapa tujuan India dengan volume 108 ribu kilogram senilai Rp1,2 miliar.
Lalu, produk olahan kelapa Indonesia saat ini menjadi salah satu komoditas unggulan. Apalagi salah satu produk olahannya bisa meningkatkan imunitas tubuh.
"Ini adalah ekspor yang luar biasa dan diharap dapat direplikasi diberbagai daerah karena kita adalah negeri rayuan pulau kelapa," ujar Menko Arilangga di Jakarta, Minggu (27/9/2020).
(Baca Juga: Ekspor Produk Pertanian Tak Goyah Dihantam Pandemi, Airlangga: Luar Biasa )
Kata dia, ekspor komoditas pertanian yang dikedepankan kali ini adalah produk olahan kelapa meliputi santan kelapa tujuan Jerman dengan volume 70 ribu kilogram senilai Rp1,6 miliar. Selanjutnya bubuk kelapa tujuan India dengan volume 108 ribu kilogram senilai Rp1,2 miliar.
Lalu, produk olahan kelapa Indonesia saat ini menjadi salah satu komoditas unggulan. Apalagi salah satu produk olahannya bisa meningkatkan imunitas tubuh.
Lihat Juga :