Ditunggu Ya! Bakal Ada BLT Rp26,5 Miliar Nih Buat Seniman Daerah
Selasa, 29 September 2020 - 08:40 WIB
loading...
Pelaku seni di daerah bakal memperoleh bantuan dari pemerintah. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Para pelaku seni dan industri kreatif dipastikan akan memperoleh Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah. Bantuan tersebut diberikan dengan alasan banyak seninam khususnya di daerah yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi Covid-19 .
Menteri Keuangan Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan telah mengalokasikan Rp26,5 miliar untuk pekerja seni. Adapun sebanyak 26.500 pelaku seniman mendapatkan bansos .
"Anggaran sebesar Rp26,5 M dialokasikan untuk melindungi 26.500 pelaku budaya yang mata pencahariannya terdampak Covid-19. Melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pemerintah berikan pembinaan agar pelaku budaya mampu mempublikasikan karya budayanya secara virtual," kata Sri Mulyani dalam akun media sosial, Selasa (29/9/2020).
Baca Juga: Nomor Rekening Menjadi Kendala Utama Penyaluran BLT Pekerja
Dia pun pernah terpesona dengan pertunjukan budaya Reog Ponorogo. Namun, disaat pandemi banyak sekali kegiatan festival budaya dan pertunjukkan mingguan terpaksa batal. "Bahkan sanggar kebudayaan pun terpaksa menunda kegiatannya. Untuk itu, kita lakukan baik di Kementerian Sosial baik kita bekerjasama dengan pemerintah daerah," jelasnya.
Menteri Keuangan Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan telah mengalokasikan Rp26,5 miliar untuk pekerja seni. Adapun sebanyak 26.500 pelaku seniman mendapatkan bansos .
"Anggaran sebesar Rp26,5 M dialokasikan untuk melindungi 26.500 pelaku budaya yang mata pencahariannya terdampak Covid-19. Melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pemerintah berikan pembinaan agar pelaku budaya mampu mempublikasikan karya budayanya secara virtual," kata Sri Mulyani dalam akun media sosial, Selasa (29/9/2020).
Baca Juga: Nomor Rekening Menjadi Kendala Utama Penyaluran BLT Pekerja
Dia pun pernah terpesona dengan pertunjukan budaya Reog Ponorogo. Namun, disaat pandemi banyak sekali kegiatan festival budaya dan pertunjukkan mingguan terpaksa batal. "Bahkan sanggar kebudayaan pun terpaksa menunda kegiatannya. Untuk itu, kita lakukan baik di Kementerian Sosial baik kita bekerjasama dengan pemerintah daerah," jelasnya.
Lihat Juga :