Terungkap! Ekonomi RI Tertekan Sejak China Diserang Corona

Selasa, 29 September 2020 - 13:47 WIB
loading...
Terungkap! Ekonomi RI...
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan perekonomian Indonesia mengalami pertumbuhan negatif sebenarnya telah diperkirakan sejak Maret 2020, yaitu ketika kasus Covid-19 pertama kali terkonfirmasi di Tanah Air.

Tekanan ekonomi juga mulai dirasakan saat China dirundung malang karena harus menerapkan karantina wilayah (lockdown) di sejumlah kota akibat diserang wabah corona. Belum lagi ditambah, wabah corona menjalar ke Italia dan negara-negara Eropa lainnya. "Ketika itu, ketika Maret kita memperkirakan bahwa Indonesia juga kena," ujar Suahasil dalam diskusi virtual, Selasa (29/9/2020).

Baca Juga: Prediksi Bank Dunia, Ekonomi RI Tahun Ini Minus 2%

Menurut dia untuk menghadapi tekanan ekonomi maka pemerintah kemudian mengambil langkah antisipasi baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi. Begitupun menghadapi ekonomi kuartal III 2020 ini agar ekonomi tidak terkontraksi makin berat dibandingkan sebelumnya minus 5,32%. Setidaknya meskipun tetap berada di zona negatif namun secara persentase angka kontraksi di kuartal III bisa lebih kecil. "Kita berharap di kuartal ketiga ini Juli, Agustus, dan September kita mengalami perbaikan meskipun masih tetap di zona negatif tapi angkanya kecil," bebernya.

Baca Juga: Covid Bikin Penyaluran Utang Bank Dunia Cetak Rekor dalam Satu Dekade

Dia menambahkan pandemi Covid-19 berdampak besar pada kegiatan seluruh perekonomian dunia tak terkecuali Indonesia. Akibatnya, banyak negara-negara yang juga mengalami kontraksi pelemahan ekonomi dari tahun-tahun sebelumnya. "Kita membayangkan bahwa perekonomian akan menjadi negatif secara hitung-hitungan kita sudah membayangkan hal ini akan terjadi sejak bulan Maret yang lalu kasus pertama Covid 19 di Indonesia itu muncul," tandas dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Geram Difitnah Somasi...
Geram Difitnah Somasi Ibu, Ratu Sofya Resmi Laporkan Produser Film ke Polda Metro Jaya
Warga Surabaya Antusias...
Warga Surabaya Antusias Ikuti Audisi Miss Indonesia 2026
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Infografis
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved