Harusnya Malu Dong! Orang Kaya Kok Beli Gas Melon & Ngisi Bensin Premium

Selasa, 29 September 2020 - 16:33 WIB
loading...
Harusnya Malu Dong!...
Pertamina mendorong masyarakat mampu menggunakan gas elpiji non subisdi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sampai detik ini masih banyak orang kaya dengan mobil mewah antre di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mengisi bensin premium. Padahal sudah jelas bensin premium tidak layak digunakan untuk spesifikasi mobil mewah karena lebih tepat digunakan untuk kendaraan logistik.

Sebab itu, PT Pertamina (Persero) terus mendorong agar masyarakat mampu menggunakan bensin dengan oktan tinggi atau bahan bakar minyak BBM (BBM) seperti Pertamax Cs. Selain bikin mesin awet juga dapat mengurangi emisi gas CO2 yang saat ini sedang menjadi program prioritas pemerintah.

"Dengan menggunakan BBM non subsidi yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan akan menjadikan mesin lebih awet, pembakaran lebih optimal dan tentunya membantu menjaga lingkungan," ujar Vice President Promotion & Marketing Communication Pertamina Arifun Dhalia, di Jakarta, Selasa (29/9/2020).

Baca Juga: Jangan Mau Kalah dengan Negara Tetangga, RI Perlu Terapkan BBM Ramah Lingkungan

Tidak hanya itu, produk lainnya seperti elpiji gas melon juga masih banyak dijumpai digunakan untuk orang kaya. Padahal gas elpiji dengan tabung 3 kilogram (kg) tersebut pada dasarnya hanya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

Bahkan kuota volume gas melon telah ditetapkan oleh pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) . Oleh sebab itu, Pertamina terus mendorong masyarakat mampu agar tidak lagi mengonsumsi gas melon tapi menggunakan Bright Gas atau elpiji non subsidi dengan kemasan 5,5 kg.

Disamping itu, Pertamina juga terus mendorong agar masyarakat mampu mulai bergeser menggunakan produk-produk berkualitas dengan melakukan edukasi, meningkatkan awareness produk, terutama produk non subsidi. Apalagi, semua produk non subsidi yang dimiliki Pertamina, semakin mudah diakses oleh konsumen baik melalui layanan pesan antar melalui Call Center 135, maupun Pertamina Delivery Service (PDS).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
Pertaruhan Masa Depan...
Pertaruhan Masa Depan Ketahanan Energi, Komut Pertamina Cek Keandalan GRR Tuban
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Rumah Sakit IHC Jember...
Rumah Sakit IHC Jember Dinilai Berhasil Hadirkan Layanan Kesehatan yang Humanis
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Rayakan HUT ke-61, PGN...
Rayakan HUT ke-61, PGN Gelar Sunatan Massal di Seluruh Wilayah Operasional
Rekomendasi
Maudy Ayunda Gandeng...
Maudy Ayunda Gandeng ITB, Kembangkan Skincare Berbasis Riset Indonesia
Ruben Onsu Siap Hadiri...
Ruben Onsu Siap Hadiri Mediasi Hak Asuh Anak dengan Sarwendah yang Digelar Besok
Ruben Onsu Tunda Cicilan...
Ruben Onsu Tunda Cicilan Rumah Rp379 Juta dan Nafkah Anak Jelang Sidang, Ini Alasannya!
Berita Terkini
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved