Ada Perbaikan Konsumsi dan Investasi, Pemerintah Pede Ekonomi 2021 Bisa Tumbuh 5%

Kamis, 01 Oktober 2020 - 04:54 WIB
loading...
Ada Perbaikan Konsumsi...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ekonomi Indonesia pada tahun 2021 ditargetkan dapat tumbuh sebesar 5%. Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) yang juga Wakil Ketua Satgas PEN Suahasil Nazara mengatakan pemerintah yakin bahwa target tersebut dapat dicapai karena ada perbaikan kondisi ekonomi.

“Kalau melihat kemarin kita berharap kondisi di kuartal II 2020 merupakan kondisi yang cukup dalam negatifnya. Kita berharap secara gradual akan terjadi perbaikan konsumsi, perbaikan investasi dan terus dengan support dari konsumsi dan kegiatan-kegiatan pemerintah itu. Kita harap akan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi 5%,” katanya saat konferensi pers, Rabu (30/9/2020). (Baca juga: Tol Manado-Bitung Pacu Pertumbuhan Ekonomi di Sulawesi Utara )

Di sisi lain Suahasil menyebut jika suatu negara mengalami kontraksi ekonomi maka di tahun berikutnya akan rebound. Peningkatan ini karena basis perbandingannya lebih rendah.

“Kalau kita mengalami kontraksi ekonomi, pertumbuhan itu negatif, kalau pertumbuhannya negatif berarti itu secara technical maka tahun depannya itu memang akan ada sedikit angkanya meningkat. (Ini) karena tahun ini basisnya lebih rendah. Ini disebut technical rebound,” ungkapnya.

“Jadi kalau satu tahun itu sempat turun maka tahun depannya itu bisa kelihatan naik sehingga terjadi pertumbuhan yang positif. Technical rebound ini juga akan terjadi,” imbuhnya.

Dia berharap pola ini juga dibarengi dengan peningkatan konsumsi , investasi dan belanja pemerintah. “Ini yang kita harapkan secara besar nanti akan menjadi basis dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kita perkirakan sekitar 5% di tahun 2021,” pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Midcare Expo 2026 FK...
Midcare Expo 2026 FK Unair, Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Berita Terkini
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Infografis
Hati-hati! Konsumsi...
Hati-hati! Konsumsi Kol Goreng Bisa Picu Kanker dan Obesitas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved