Akses Jalan Tol MNP Diharapkan Jadi Pilot Project di Indonesia

Kamis, 01 Oktober 2020 - 16:03 WIB
loading...
Akses Jalan Tol MNP...
Makassar New Port. Foto: Pelindo IV
A A A
MAKASSAR - Pemerintah berharap jalan tol yang menjadi akses masuk ke Makassar New Port (MNP) menjadi pilot project di Indonesia, di mana antara fisik dan transaksinya dijadikan satu sistem.

Direktur Teknik PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) , Prakosa Hadi Takariyanto mengatakan, harapan tersebut diungkap Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Prof Danang Parikesit dalam sebuah pertemuan di Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Akses jalan tol ini sudah direncanakan sejak lama dan menurut catatan kami, pada Januari 2018 lalu Dirjen Bina Marga pada saat itu telah berkirim surat kepada Pelindo IV. Di dalam surat itu sangat jelas pembagian tugasnya, bahwa Pelindo IV yang menyiapkan lahan kemudian Bina Marga akan membangun jalan tolnya,” jelas Prakosa dalam rapat terkait akses jalan tol MNP bersama Pj Wali Kota Makassar , Rudi Djamaludin, akhir bulan lalu.

Baca juga: Pelindo IV Teken Kerja Sama dengan Nindya Karya

Dia menuturkan bahwa saat ini, pihaknya juga tengah melakukan komunikasi yang sangat intensif dengan Kepala BPJT terkait jalan tol sebagai akses masuk MNP.

“Bulan September lalu saya bersama Dirut Pelindo IV, Bapak Prasetyadi ke BPJT. Dan ternyata Kementerian PUPR juga akan membuat suatu sistem bagaimana membuat suatu interkonektivitas antara moda darat dan laut. Jadi justru harapannya kalau jalan tol itu nanti jadi, akan jadi pilot project, bagaimana integrasi jalan dengan pelabuhan. Bukan hanya fisik tetapi transaksinya nanti dibuat satu. Jadi pengguna jalan tol masuk pelabuhan itu hanya sekali tap kartu tol dan kemudian pengguna pelabuhan yang masuk jalan tol juga akan menjadi satu tap,” beber Prakosa.

Hal itu lanjut Direktur Teknik Pelindo IV, menurut Kepala BPJT belum ada di Indonesia dan mungkin akan dijadikan satu pilot project. “Nah kemudian akan diaplikasikan juga di tempat yang lain seperti di tol menuju Pelabuhan Bitung dan Kariango di Kaltim,” sebutnya.

“Nah ini kami mohon dukungan pak Wali Kota beserta jajaran di pemkot Makassar untuk mewujudkan bagaimana interkonektivitas antara moda darat dan laut ini dapat terintegrasi dengan baik. Kami pun sebenarnya di dalam MNP ini tidak hanya sekadar membangun infrastrukturnya tapi juga akan membuat suatu sistem handling cargo dan membuat biaya logistik jadi benar-benar kompetitif. Kami akan membuat bagaimana barang dari kapal turun kemudian ditangani atau dihandling oleh moda darat dan ini dapat berlangsung dengan baik,” tambahnya.

Baca juga: Pelindo IV Tegaskan Pembangunan MNP Perhatikan Mitigasi Lingkungan

Saat ini menurut Prakosa, pihaknya sedang melakukan kajian, sehingga MNP tidak hanya dapat melayani muatan dengan jumlah yang banyak tetapi juga akan menjamin harganya bisa kompetitif. “Tapi ini tentu saja tidak akan berhasil apabila jalan tol itu tidak bisa terhubung. Nah kami mohon dukungan, bagaimana mewujudkan jalan tol agar bisa berjalan sesuai dengan rencana,” pinta Prakosa.

Prakosa menyebutkan, proyek MNP akan diselesaikan di akhir 2022 sehingga nanti awal 2023 sudah beroperasi penuh dengan dermaga sepanjang 1.600 meter, lapangan penumpukan seluas 120 hektare dan bisa melayani sekitar 2 juta hingga 2,5 juta TEUs per tahun.

“Jadi dalam 2 tahun lagi kami bisa menampung kontainer sebanyak 3 kali lipat dari kapasitas yang dimiliki Terminal Petikemas Makassar (TPM) saat ini, yang hanya mampu menampung sebanyak 700.000 TEUs per tahun. Kami juga mohon dukungan bapak Wali Kota, untuk bagaimana mendatangkan kargo. Dari sisi pelabuhan kami siap menangangi 2 juta kontainer, sebaiknya juga kami mohon dukungan bapak-bapak, bagaimana kontainer itu dapat keluar dengan mudah dari pelabuhan menuju tujuan akhir. Sebab ini tentu saja ada kaitannya antara pertumbuhan jumlah kontainer dengan aksesibilitas menuju MNP,” tukas Prakosa.

Senior Manager Fasilitas Pelabuhan PT Pelindo IV, Arwin menambahkan, hingga 28 September 2020 progress pembangunan MNP untuk Tahap I B dan I C sudah hampir 50%. Di mana kegiatan utama dari reklamasi sudah sekitar 90%.

“Saat ini kami sudah mengoperasikan MNP Tahap 1 A dengan panjang dermaga 360 meter. Selanjutnya Tahap I B dan I C diharapkan selesai secara simultan nanti di 2022,” terang Arwin.

Baca juga: 100 TKBM Dilibatkan Kegiatan Padat Karya di Pelabuhan Makassar

Pj Wali Kota Makassar, Rudi Djamaludin menegaskan bahwa pihaknya akan mendukung segala upaya pembangunan jalan tol yang akan menjadi akses masuk MNP. “Salah satu yang menjadi kendala dalam pembangunan MNP dan harus diselesaikan adalah bagaimana arus masuk dan keluar, yaitu berupa akses jalan,” katanya.

“Kondisi itu harus juga terdukung dengan tingginya arus mudik kontainer yang ada. Nah kalau kita perhatikan, bahwa jalur masuk yang ada saat ini bisa dikatakan sangat jauh daripada standar kelayakan yang dibutuhkan untuk akses keluar masuk barang dari suatu port yang kalau itu sudah berkembang sesuai dengan rencana pengembangan ke depan, akan sangat tidak memadai,” ujar Rudy.

Oleh karena itu Rudi berharap, bersama seluruh pihak terkait, semoga bisa menemukan solusi yang sistematis terkait bagaimana akses jalan masuk MNP. “ Pemkot akan mendukung segala upaya ke arah sana, mari kita satukan langkah, satukan pemikiran kita, bentuk soliditas yang kuat dan insyaallah masalah seberat apapun akan selesai,” pungkasnya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiga Tahun Merger, Aset...
Tiga Tahun Merger, Aset Pelindo Tembus Rp123 Triliun
Serap Investasi Rp5,4...
Serap Investasi Rp5,4 Triliun, Erick Thohir Ungkap Keunggulan Makassar New Port
Makassar New Port Diresmikan...
Makassar New Port Diresmikan Jokowi, Terbesar Kedua Setelah Pelabuhan Tanjung Priok
Kapasitas Naik 150 Persen,...
Kapasitas Naik 150 Persen, Capaian Bongkat Muat Makassar New Port Selalu di Atas Target
Menhub Tinjau Makassar...
Menhub Tinjau Makassar New Port, Ditargetkan Rampung Pertengahan Tahun Ini
Merger Pelindo, Simak...
Merger Pelindo, Simak Dampak ke IPCM dan IPCC
Ratusan Petani Jambi...
Ratusan Petani Jambi dan Sumbar Pelajari Kemitraan PTPN IV
Bandingkan Makassar...
Bandingkan Makassar New Port dan Pelabuhan Patimban Jabar, Begini Kata Wakil Ketua MTI
Pelindo Regional 4 Manado...
Pelindo Regional 4 Manado Gelar Program Menembus Batas Difablepreneur
Rekomendasi
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Shakira Guncang Pembukaan...
Shakira Guncang Pembukaan Piala Dunia 2026, Azteca Bergemuruh
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved