Bisa Buat Sabun Hingga Kosmetik, Pemanfaatan Sawit Digeber untuk Tekan Impor Minyak

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 00:52 WIB
loading...
Bisa Buat Sabun Hingga...
Pekerja menunjukkan kelapa sawit saat panen di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (30/8/2020). Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan penggunaan kelapa sawit akan terus ditingkatkan untuk menekan impor minyak. Hal ini seiring dengan kelapa sawit memiliki potensi besar untuk Indonesia.

"Kita juga menggunakan ekspor kelapa sawit sebagai mengatasi ketergantungan kepada minyak dan impor minyak yang semakin besar melalui program biodiesel," ujar Sri Mulyani dalam diskusi virtual, Kamis (1/10/2020).

Dia menyebutkan industri kelapa sawit telah menyumbang devisa sebesar USD21,4 miliar. Hal ini meningkatkan penerimaan devisa ekspor non migas.

"Kalau kita lihat industri kelapa sawit Indonesia yang menyumbang devisa signifikan USD21,4 miliar atau merupakan lebih dari 14% dari penerimaan devisa ekspor non migas kita," jelasnya. (Baca juga: Nikmat, di Tengah Pandemi Industri Kopi Bisa Seruput Devisa USD211 Juta )

Di sisi lain, pemerintah juga akan terus mendorong hilirisasi kelapa sawit, di mana komoditas ini juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan kosmetik dan sabun.

"Kelapa sawit memiliki nilai tambah yang luar biasa di sektor industri hilirnya. Selain untuk makanan seperti minyak goreng dan margarin, juga dipakai untuk sabun dan kosmetik, di mana nilai tambah untuk hilirisasi ini sangat besar," tuturnya.

Menkeu mengatakan industri kelapa sawit harus merata, sehingga tidak fokus hanya di satu daerah dalam membangkitkan ekonomi Indonesia. "Terutama terdapat di berbagai pulau seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan sebagai Jawa serta Maluku dan Papua. Saya berharap dari sisi pemerataan dan pembangunan maka industri kelapa sawit mampu menjadi motor penggerak untuk menciptakan pemerataan kesejahteraan yang berkeadilan," jelasnya.

Dia menambahkan, kelapa sawit di Indonesia cukup besar dimiliki oleh petani mandiri yang mana lahannya cukup terbatas. Untuk itu, pemerintah akan membantu petani sawit dalam mendapatkan lahan.

"Ini dan relatif rendah dibandingkan para perusahaan swasta besar yang saya harapkan kita akan membantu para petani kelapa sawit," tandasnya. (Baca juga: Kementerian ESDM Kaji Pemanfaatan CPO untuk Pembangkit Listrik )

Lebih lanjut, Menkeu berjanji pemerintah akan memberikan bantuan yang cukup lengkap dari berbagai sektor. Mulai dari ide dan kesempatan untuk menggairahkan sektor industri kelapa sawit.

"Saya berharap dari sisi pemerataan dan pembangunan maka industri kelapa sawit mampu menjadi motor penggerak untuk menciptakan pemerataan kesejahteraan yang berkeadilan," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
B50 Mulai Berjalan 1...
B50 Mulai Berjalan 1 Juli 2026, Harga Solar Dipastikan Tidak Berubah
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Mengapa Menaikkan HET...
Mengapa Menaikkan HET Minyakita Bukan Solusi
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Rekomendasi
Pancasakti Run 2026:...
Pancasakti Run 2026: Lari Sambil Selamatkan Bumi
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Berita Terkini
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Distribusi BBM di Tengah Lonjakan Permintaan
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved