Terkait Surat Erick, Pengamat: Industri Harus Pakai Listrik PLN

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 16:32 WIB
loading...
Terkait Surat Erick,...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyurati Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif terkait kelebihan pasokan listrik (oversupply) yang dialami PLN .

Dalam surat bernomor S-756/MBU/09/2020 tersebut, bantuan yang diharapkan Erick Thohir adalah mengatasi kondisi kelebihan pasokan listrik. Karena itu, diperlukan adanya upaya peningkatan demand dengan cara mendorong industri mengkonsusmi listrik PLN. Pasalnya, pihak industri mulai membangun pembangkitnya sendiri, seperti Coca-Cola. ( Baca juga:Seruhhh! Setelah Airlangga Resmikan Listrik Coca-Cola, Erick Berkirim Surat Soal PLN )

Menanggapi surat tersebut, pengamat ekonomi sekaligus pengamat energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi mengatakan, oversupply yang dialami PLN saat ini merupakan konsekuensi dari menurunnya tingkat konsumsi listrik, baik dari rumah tangga ataupun industri. Hal ini dikarenakan masih belum terkendalinya penangan Covid-19 di dalam negeri.

Dia menilai, meski pemerintah telah memberikan insentif listrik berupa diskon 100% kepada pelanggan 450 VA dan diskon 50% bagi 900 VA, serta insentif biaya listrik bagi sektor industri, namun tidak serta merta akan meningkatkan daya konsumsi listrik karena memang kondisi ekonomi masih dalam tekanan ketidakpastian.

Oleh karena itu, dia menilai langkah Erick Thohir untuk meminta dorongan dari pihak Kementerian ESDM tidak akan berdampak signifikan bagi penanganan oversupply listrik saat ini.

"Saya kira tidak ada pengaruhnya, konsekuensi dari penurunan permintaan itu kan penyebab terjadinya oversupply. Industri sendiri produksinya menurun, otomatis berdampak pada penurunan penggunaan listrik meskipun harga sudah diturunkan. Tetapi ini tidak bisa memaksakan bagi industri untuk meningkatkan permintaan listrik tadi," ujar Fahmy saat dihubungi, Jakarta, Jumat (2/10/2020).

Sementara itu, terkait dengan penggunaan pembangkit listrik secara mandiri oleh industri, Fahmy berujar, dalam kondisi saat ini pembangkit listrik bagi industri cukup sulit dilakukan. Selain kinerja industri yang tertekan, proyek itu pun membutuhkan nilai investasi yang besar.

Karena itu, industri daripada membangun lembangkit listrik secara mandiri dengan biaya yang cukup mahal, sebaiknya menggunakan listrik yang bersumber dari PLN. ( Baca juga:Ini Besaran Gaji PPPK Sebelum Dikenai Pajak )

"Untuk win-win solution saja agar oversupply cukup diatasi untuk menyuplai listrik bagi industri. Kondisi saat ini industri harus menggunakan listrik PLN yang sudah ada dan ini akan mengatasi oversupply sehingga memperoleh listrik tanpa harus membangn sendiri," ujarnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
DDPI Group Raih Sejumlah...
DDPI Group Raih Sejumlah Penghargaan di TOP CSR Awards 2026
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Konsumsi Listrik Terbesar Dunia, Indonesia Masuk Daftar
Arsari Tambang Bakal...
Arsari Tambang Bakal Bangun Pusat Riset Timah dan Logam Tanah Jarang di Bangka
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Blackout Sumatera Harus...
Blackout Sumatera Harus Jadi Alarm Penguatan Transmisi
Rekomendasi
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved