Wow, 8 Vaksin Covid-19 Sudah Uji Klinis Tahap 3 Lho
Senin, 05 Oktober 2020 - 13:33 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Bio Farma (Persero) mencatat ada delapan jenis vaksin Covid-19 dari perusahaan farmasi di dunia yang sudah masuk uji klinis tahap III. Salah satu dari delapan jenis vaksin tersebut merupakan produksi Sinovac Biotech Ltd yang kini menjadi mitra Bio Farma dalam mengembangkan vaksin Covid-19.
Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir Mengatakan, dalam rangka mempercepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia, pihaknya menggunakan dua strategis baik jangka pendek dan jangka panjang.
Untuk jangka pendek, Bio Farma mengambil strategi dengan menggandeng perusahaan Sinovac untuk mempercepat produksi vaksin yang ditargetkan akan distribusikan pada akhir 2020. (Baca juga: Sinovac Cek Fasilitas Bio Farma, Siap Transfer Teknologi Vaksin COVID-19 )
"Saat ini sudah ada 8 vaksin yang masuk yang sudah masuk ke tahap III. Dan kita sedang melakukan kerja sama dari salah satu vaksin itu yaitu Sinovac. Ini untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek untuk memenuhi keinginan pemerintah untuk memutuskan mata rantai virus ini," ujar Honesti dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR, Jakarta, Senin (5/10/2020).
Bio Farma tak hanya menggandeng produsen vaksin asal China tersebut. Dalam strategi jangka pendek, Honesti mengatakan, pihaknya juga akan menggandeng sejumlah perusahaan farmasi terkemuka di dunia. Meski begitu, dia belum menyampaikan ihwal identitas sejumlah perusahaan tersebut.
Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir Mengatakan, dalam rangka mempercepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia, pihaknya menggunakan dua strategis baik jangka pendek dan jangka panjang.
Untuk jangka pendek, Bio Farma mengambil strategi dengan menggandeng perusahaan Sinovac untuk mempercepat produksi vaksin yang ditargetkan akan distribusikan pada akhir 2020. (Baca juga: Sinovac Cek Fasilitas Bio Farma, Siap Transfer Teknologi Vaksin COVID-19 )
"Saat ini sudah ada 8 vaksin yang masuk yang sudah masuk ke tahap III. Dan kita sedang melakukan kerja sama dari salah satu vaksin itu yaitu Sinovac. Ini untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek untuk memenuhi keinginan pemerintah untuk memutuskan mata rantai virus ini," ujar Honesti dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR, Jakarta, Senin (5/10/2020).
Bio Farma tak hanya menggandeng produsen vaksin asal China tersebut. Dalam strategi jangka pendek, Honesti mengatakan, pihaknya juga akan menggandeng sejumlah perusahaan farmasi terkemuka di dunia. Meski begitu, dia belum menyampaikan ihwal identitas sejumlah perusahaan tersebut.
Lihat Juga :