Bagaimana Hasil Relawan yang Disuntik Vaksin Covid-19? Nih Penjelasan Bio Farma

Senin, 05 Oktober 2020 - 16:09 WIB
loading...
Bagaimana Hasil Relawan...
Direktur utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir menerangkan, kabar terbaru dari 1.319 orang relawan yang sudah disuntik vaksin Covid-19 hingga akhir September 2020. Foto/SINDO Photo
A A A
JAKARTA - Direktur utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir mengatakan, sebanyak 1.319 orang yang sudah disuntik vaksin Covid-19 hingga akhir September 2020. Meski begitu, baru 656 orang relawan yang mendapat suntikan tahap dua.

Dari 656 relawan, terdapat 244 orang di antaranya dalam tahap pengambilan darah pasca suntikan kedua. Hal itu untuk melihat antibodi setelah penyuntikan vaksin.

(Baca Juga: Wow, 8 Vaksin Covid-19 Sudah Uji Klinis Tahap 3 Lho )

Honesti memaparkan, dari hasil pemantauan pihaknya, 244 relawan tersebut belum memperlihatkan adanya gejala atau efek samping vaksin yang tergolong serius. Karena itu, dia berharap agar proses uji coba vaksin berjalan sesuai rencana.

Setelah proses atau tahap uji coba kedua dilakukan bagi semua relawan, pihak Bio Farma akan melaporkan hasilnya kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang direncanakan diserahkan pada Januari 2021 mendatang. Dengan begitu, pada bulan bulan selanjutnya, proses produksi vaksin mulai dilakukan dan siap didistribusikan.

"Sampai saat ini belum ada reaksi serius dari suntikan ini. Mudah-mudahan ini bisa berjalan lancar supaya Januari (2021) bisa kami sampaikan hasilnya ke BPOM, sehingga Januari bisa produksi. Insyaallah akhir Januari atau awal Februari bisa vaksinasi," kata dia dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI, Senin (5/10/2020).

Sementara itu, Bio Farma juga tengah mempersiapkan produksi vaksin Covid-19 dengan Sinovac. Targetnya vaksin yang diproduksi sebanyak 250 juta dosis, akan tersedia pada 2021 nanti.

(Baca Juga: Bos Bio Farma Sebut Harga Vaksin Covid-19 Rp200.000, Beneran Nih? )

Sebelumnya, Honesti mengatakan, pihaknya bersama BPOM akan berkunjung ke Sinovac China untuk melakukan audit pengembangan vaksin. Dalam kunjungan itu, BPOM akan memastikan fasilitas dan proses produksi Vaksin Covid-19 di Bio Farma memenuhi standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) atau Good Manufacturing Practice (GMP).

Audit ini merupakan bagian dalam implementasi Quality Management System di Bio Farma. Untuk menjamin kualitas bulk vaksin yang akan diterima, Bio Farma juga akan melakukan audit inspeksi ke Sinovac. Rencananya akan dilakukan sebelum pelaksanaan audit BPOM.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bio Farma Raih Primaniyarta...
Bio Farma Raih Primaniyarta Lifetime Achievement, Wujud Kontribusi bagi Kesehatan Dunia
Mudik Gratis Bio Farma...
Mudik Gratis Bio Farma Lebaran 2025, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Menuju Indonesia Emas,...
Menuju Indonesia Emas, Bio Farma Beri Edukasi Bagi Tenaga Medis-Kader Posyandu
Biofarma Group Beberkan...
Biofarma Group Beberkan Inovasi Transformasi Digital di AIPF 2023
Upaya Holding BUMN Farmasi...
Upaya Holding BUMN Farmasi Memperkenalkan Sejumlah Tantangan Perusahaan
Sah! Erick Thohir Angkat...
Sah! Erick Thohir Angkat Shadiq Akasya jadi Direktur Utama Bio Farma
Radiofarmaka Pertama...
Radiofarmaka Pertama Buatan Dalam Negeri Resmi Didistribusikan
BPOM Terbitkan Izin...
BPOM Terbitkan Izin Edar Obat Deteksi Dini Kanker yang Dikembangkan Bio Farma
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
Rekomendasi
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Biaya Pernikahan Jennifer...
Biaya Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner Tembus Rp6 Miliar
Berita Terkini
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved