Wamenkeu Optimistis UU Ciptaker Bisa Perluas Lapangan Kerja

Selasa, 06 Oktober 2020 - 11:33 WIB
loading...
Wamenkeu Optimistis...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) menjadi undang-undang. Pengesahan RUU Ciptaker ini diputuskan dalam Rapat Paripurna Senin kemarin (5/10).

Menanggapi pengesahan itu, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan bahwa UU Ciptaker ini bisa memperluas lapangan kerja . Sebab, akan mendatangkan investasi yang besar. ( Baca juga:RUU Cipta Kerja Disahkan, Investor Masih Pantau Perkembangan )

"Kita bersyukur kemarin sudah ditetapkan DPR. UU ini menyelaraskan dan banyak memangkas peraturan yang kita harapakan yang membuat dunia usaha bersedia untuk investasi yang lebih banyak. Investasi itu menyerap banyak tenaga kerja," ujar Suhasil dalam video virtual, Selasa (5/10/2020).

Menurutnya, UU Ciptaker ini menciptakan lapangan pekerjaan untuk warga Indonesia karena dunia usaha yang berinvestasi akan melakukan penyerapan tenaga kerja.

"Jadi ada bidang-bidang yang diibuka dan klaster-klaster yang menjadi fokus untuk pemangkasan aturan," bebernya.

Dia menambahkan, seluruh proses pembahasan sudah dilaksanakan secara transparan dan terbuka. Bahkan, pemerintah sudah melibatkan seluruh pihak dan pemangku kepentingan untuk menyusun draft RUU. ( Baca juga:Ossy Demokrat: Mungkin Puan Maharani Tak Suka Dengar Kritik )

"Saya yakin bahwa pembahasan UU Ciptaker ini berlangsung secara langsung di Youtube dan medsos, sehingga bisa dilihat," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Periode Penting dalam Investasi Waran Terstruktur
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
PNM Buka Lapangan Kerja...
PNM Buka Lapangan Kerja bagi Puluhan Ribu Lulusan SMA-SMK dari Keluarga Prasejahtera
Rekomendasi
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved