Survei BI Mengungkap: Banyak Jebolan S2 Gak Ngarep Lagi Lowongan Kerja

Selasa, 06 Oktober 2020 - 13:16 WIB
loading...
Survei BI Mengungkap:...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia mengungkap, indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja pada Sepetember kemarin mengalami penurunan, dari 114,4 menjadi 109,2. Penurunan ekspektasi di segmen ini terlihat signifikan pada keompok pendidikan pasca-sarjana.

"Penurunannya dari 106,2 di Agustus menjadi 95,9 di September," kata Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako, Selasa (6/10/2020).

Nah, sejalan dengan menurunnya ekspektasi terhadap ketersediaan lapangan kerja, ekspektasi konsumen terhadap kenaikan penghasilan pada enam bulan ke depan juga terpantau melemah. Levelnya turun dari 124,7 pada bulan sebelumnya menjadi 122,2. ( Baca juga:Paceklik Penerbangan Masih Panjang, Bos Garuda Ngarep Peluang Emas di Akhir Tahun )

Onny melanjutkan, pelemahan ekspektasi juga terjadi dari semua sisi usia kelompok pendidikan. Mulai dari kelompok usia 20 tahun sampai di atas 60 tahun ekspektasinya menurun. Paling tajam terjadi pada kelompok usia di atas 60 tahun, dari 137,6 menjadi 99,0.

Sebelumnya, survei konsumen Bank Indonesia mengindikasikan perbaikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tertahan pada September 2020. Hal tersebut tecermin dari indeks keyakinan konsumen (IKK) pada September 2020 sebesar 83,4, lebih rendah dibandingkan dengan 86,9 pada Agustus 2020. ( Baca juga:Pengamat Nilai Dukungan Gatot ke Buruh karena Kepentingan Politik )

Tertahannya perbaikan keyakinan konsumen terjadi pada seluruh kategori responden, baik menurut tingkat pengeluaran maupun kategori kelompok usia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Rekomendasi
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Spanyol, Negara yang Meraih Juara Piala Dunia 2026
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved