Tawarkan Banyak Keuntungan, Hunian TOD Makin Diminati
Selasa, 06 Oktober 2020 - 15:41 WIB
loading...
Konsep transit oriented development (TOD) semakin banyak direngkuh oleh pengembang karena dinilai menawarkan banyak keuntungan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah pengembang di Ibu Kota menawarkan konsep hunian yang dilengkapi dengan Transit Oriented Development (TOD) . Penerapan TOD dinilai akan memberikan banyak keuntungan bagi para penghuni. Salah satunya adalah integrasi angkutan umum yang memungkinkan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan tranportasi yang efisien dan dekat dengan tempat tinggalnya.
Pengamat perkotaan Universitas Trisakti Yayat Supriatna mengatakan penerapan Transit Oriented Development (TOD) merupakan pendekatan yang mengintegrasikan antara konsep ruang dengan transportasi.
"Dalam konsep TOD, pengembangan wilayah kota terintegrasi dengan tulang punggung transportasi utamanya yang berbasis rel misalnya kereta api, KRL, MRT, atau LRT," kata Yayat di Jakarta, Selasa (6/10/2020).
(Baca Juga: Pekerja Bergaji Rendah Ingin Punya Rumah Sendiri, Apartemen Transit Jadi Solusi)
Artinya dalam konteks akumulasi penumpang dan efisiensi ruang, angkutan yang berbasis kereta api menjadi sebuah pilihan utama dan bisa mengurangi beban jalan raya. Transportasi berbasis kereta api juga dapat mendorong perpindahan sistem transportasi masyarakat dari kendaraan pribadi ke angkutan umum. TOD juga dapat memberikan nilai tambah pada kawasan sekitar pusat transportasi tersebut.
"Kawasan yang dibangun TOD memiliki nilai tambah dan bisa memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah," tambah Yayat. Itulah sebabnya dia menilai sejumlah pengembang properti yang mengembangkan TOD di kawasan propertinya merupakan langkah yang bagus.
Pengamat perkotaan Universitas Trisakti Yayat Supriatna mengatakan penerapan Transit Oriented Development (TOD) merupakan pendekatan yang mengintegrasikan antara konsep ruang dengan transportasi.
"Dalam konsep TOD, pengembangan wilayah kota terintegrasi dengan tulang punggung transportasi utamanya yang berbasis rel misalnya kereta api, KRL, MRT, atau LRT," kata Yayat di Jakarta, Selasa (6/10/2020).
(Baca Juga: Pekerja Bergaji Rendah Ingin Punya Rumah Sendiri, Apartemen Transit Jadi Solusi)
Artinya dalam konteks akumulasi penumpang dan efisiensi ruang, angkutan yang berbasis kereta api menjadi sebuah pilihan utama dan bisa mengurangi beban jalan raya. Transportasi berbasis kereta api juga dapat mendorong perpindahan sistem transportasi masyarakat dari kendaraan pribadi ke angkutan umum. TOD juga dapat memberikan nilai tambah pada kawasan sekitar pusat transportasi tersebut.
"Kawasan yang dibangun TOD memiliki nilai tambah dan bisa memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah," tambah Yayat. Itulah sebabnya dia menilai sejumlah pengembang properti yang mengembangkan TOD di kawasan propertinya merupakan langkah yang bagus.
Lihat Juga :