Pekerja Bergaji Rendah Ingin Punya Rumah Sendiri, Apartemen Transit Jadi Solusi
Jum'at, 02 Oktober 2020 - 23:20 WIB
loading...
Hunian transit oriented development (TOD) atau apartemen transit menjadi pilihan logis bagi para Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk dapat memiliki rumah sendiri, khususnya di Jawa Barat. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Hunian transit oriented development (TOD) atau bisa juga disebut apartemen transit menjadi pilihan logis bagi para Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk dapat memiliki rumah sendiri, khususnya di Jawa Barat (Jabar). Hal ini menjadi pembahasan dalam webinar yang dilakukan oleh Bappenas dengan dukungan dari Kementerian PUPR serta diikuti oleh sejumlah pemangku kepentingan terkait.
(Baca Juga: Hunian TOD Makin Seksi di Mata Pengembang )
Direktur perumahan dan permukiman Bappenas Tri Dewi Virgiyati dalam paparannya menerangkan, mengapa apartemen transit perlu terus dikembangkan. Ia mengingatkan bahwa apartemen transit menjadi salah satu alternatif terbaik dalam menyediakan rumah bagi masyarakat yang sulit untuk mengakses rumah formal yang dibangun secara horizontal.
Bahkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tambah Tri Dewi, apartemen transit dapat menjadi salah satu solusi untuk terpenuhinya rumah yang layak bagi kalangan MBR khususnya para pekerja dari buruh industri.
Untuk mendapatkan apartemen transit yang layak huni menurut Kepala UPTD pengelolaan dan pelayanan perumahan Jawa barat, Aida Fitriyani, apartemen transit pastinya akan dilengkapi dengan fasilitas listrik, sarana air bersih, pengelolaan air limbah, sarana peribadatan, sarana olahraga, taman bermain anak-anak, perpustakaan serta tentunya pemeliharaan gedung secara berkala dan berkesinambungan.
(Baca Juga: Hunian TOD Makin Seksi di Mata Pengembang )
Direktur perumahan dan permukiman Bappenas Tri Dewi Virgiyati dalam paparannya menerangkan, mengapa apartemen transit perlu terus dikembangkan. Ia mengingatkan bahwa apartemen transit menjadi salah satu alternatif terbaik dalam menyediakan rumah bagi masyarakat yang sulit untuk mengakses rumah formal yang dibangun secara horizontal.
Bahkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tambah Tri Dewi, apartemen transit dapat menjadi salah satu solusi untuk terpenuhinya rumah yang layak bagi kalangan MBR khususnya para pekerja dari buruh industri.
Untuk mendapatkan apartemen transit yang layak huni menurut Kepala UPTD pengelolaan dan pelayanan perumahan Jawa barat, Aida Fitriyani, apartemen transit pastinya akan dilengkapi dengan fasilitas listrik, sarana air bersih, pengelolaan air limbah, sarana peribadatan, sarana olahraga, taman bermain anak-anak, perpustakaan serta tentunya pemeliharaan gedung secara berkala dan berkesinambungan.
Lihat Juga :