Mengubah Suasana Rumah dengan Biaya Hemat
Rabu, 07 Oktober 2020 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
“Perencanaan yang sangat matang adalah kunci dari mendesain rumah dengan biaya yang terjangkau. Oleh karena itu, perhatikan langkah awal sebelum membangun, seperti desain, struktur, dan materialnya,” jelas Rizky.
Langkah utama adalah membuat desain yang kukuh dan sesuai. Biasanya desain rumah yang hemat energi dan ramah lingkungan tidak terlalu memakan dana yang cukup besar. “Konsep mendasar dari rumah hemat energi adalah bagaimana menciptakan rumah agar tetap merasa nyaman tanpa harus menggunakan barang elektronik yang berlebihan, seperti AC dan pemanas air. Perhatikan pula arah hadap rumah, usahakan untuk menghadap ke timur dan perbanyak penempatan ruang di sisi sebelah selatan,” jelas Rizky.
Selain dari arah hadap, faktor lain yang tidak boleh Anda lupakan adalah ventilasi. Bila hunian Anda sudah telanjur menghadap ke barat, pengaplikasian jendela dengan bukaan yang lebar adalah solusinya. “Perbanyak bukaan seperti pintu dan jendela agar terjadi pertukaran udara yang baik di dalamnya. Karena bila udara dibiarkan terjebak di dalam ruangan, maka akan mengakibatkan hawa ruangan tersebut semakin panas,” papar Rizky.
Jika lahan yang tersedia cukup memungkinkan, ada baiknya Anda menyediakan ruang terbuka hijau. Rumah yang memiliki lahan terbuka hijau dapat mengurangi konsumsi energi listrik. Makin banyak Anda menanam pepohonan di sekitar area rumah, maka akan semakin menstabilkan udara panas yang masuk ke dalam rumah. (Baca juga: Bentengi Tubuh dari Covid-19 dengan Olahraga)
“Bila lahan yang tersedia sangat minim untuk membuat lahan terbuka hijau, bisa disiasati dengan menggunakan desain rumah tradisional,” ujar Rizky.
Langkah utama adalah membuat desain yang kukuh dan sesuai. Biasanya desain rumah yang hemat energi dan ramah lingkungan tidak terlalu memakan dana yang cukup besar. “Konsep mendasar dari rumah hemat energi adalah bagaimana menciptakan rumah agar tetap merasa nyaman tanpa harus menggunakan barang elektronik yang berlebihan, seperti AC dan pemanas air. Perhatikan pula arah hadap rumah, usahakan untuk menghadap ke timur dan perbanyak penempatan ruang di sisi sebelah selatan,” jelas Rizky.
Selain dari arah hadap, faktor lain yang tidak boleh Anda lupakan adalah ventilasi. Bila hunian Anda sudah telanjur menghadap ke barat, pengaplikasian jendela dengan bukaan yang lebar adalah solusinya. “Perbanyak bukaan seperti pintu dan jendela agar terjadi pertukaran udara yang baik di dalamnya. Karena bila udara dibiarkan terjebak di dalam ruangan, maka akan mengakibatkan hawa ruangan tersebut semakin panas,” papar Rizky.
Jika lahan yang tersedia cukup memungkinkan, ada baiknya Anda menyediakan ruang terbuka hijau. Rumah yang memiliki lahan terbuka hijau dapat mengurangi konsumsi energi listrik. Makin banyak Anda menanam pepohonan di sekitar area rumah, maka akan semakin menstabilkan udara panas yang masuk ke dalam rumah. (Baca juga: Bentengi Tubuh dari Covid-19 dengan Olahraga)
“Bila lahan yang tersedia sangat minim untuk membuat lahan terbuka hijau, bisa disiasati dengan menggunakan desain rumah tradisional,” ujar Rizky.
Lihat Juga :