Kookmin Caplok Bukopin, Kepercayaan Investor Makin Kuat

Kamis, 08 Oktober 2020 - 00:12 WIB
loading...
A A A
Fitch Ratings Indonesia telah menetapkan Peringkat Nasional Jangka Panjang Bukopin menjadi ‘AA-(idn)’ dan ditetapkan berada dalam Rating Watch Positif. Peringkat tersebut masuk dalam kategori Investment Grade.

Menurut Fendi, pelaku pasar juga memberikan respons positif terhadap peningkatan kepemilikan saham Kookmin di Bukopin. “Meski terdapat dinamika akibat situasi pasar, sejak awal Agustus setelah Kookmin resmi menambah kepemilikannya, harga saham Bukopin dalam tren naik,” kata Fendi.

Marolop Alfred Nainggolan, Kepala Riset Praus Kapital mengatakan masuknya Kookmin ke Bukopin menunjukkan bahwa kepercayaan pelaku pasar global terhadap perbankan nasional masih sangat tinggi. Keberadaan Kookmin juga akan memperkuat fundamental Bukopin baik dalam jangka pendek maupun panjang.

"Dalam jangka pendek, suntikan dana segar pasti akan memperkuat likuiditas perusahaan. Sementara dalam jangka panjang Kookmin akan fokus peningkatan pertumbuhan bisnis seperti dengan memperkuat Bukopin melalui sinergi dengan lini bisnis yang lain," kata Alfred.

Kookmin sebagai bank dengan laba bersih 2019 terbesar di Korea Selatan dipercaya mampu membuat kinerja dan fundamental Bukopin semakin kuat. Sebagai bank terbesar di Korea Selatan dengan bisnis inti dan segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang kuat, Kookmin dipercaya dapat menyokong perkembangan bisnis Bukopin sekaligus turut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Omnibus Law Bikin Pekerja RI di Luar Negeri Tidak Lagi Dipungut Pajak
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
Di Motion Trade, Anargya...
Di Motion Trade, Anargya Asset Management Bikin Challenge dengan Total Reward Rp25 Juta
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Persaingan Top Skor...
Persaingan Top Skor Liga Champions 2024/2025 Makin Sengit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved