Siapkan Talenta Lebih, Saat Ini 1 Lowongan Kerja Diincar 800 Pelamar
Kamis, 08 Oktober 2020 - 07:35 WIB
loading...
Pencari kerja menghadiri pameran bursa kerja Kota Tangerang di Metropolis Tangerang, Banten. Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Jobstreet mencatat ada lima industri yang sangat gesit dalam mencari pekerjaan. Country Manager PT Jobstreet Faridah Lim mengatakan, dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini mencari pekerjaan menjadi lebih kompetitif. Di sisi lain, sejumlah perusahaan ternyata mencari pekerja yang memiliki talenta lebih.
“Pencarian kerja sangat kompetitif. Itu membuat pekerja harus punya talenta lebih agar bisa dilirik oleh perusahaan,” ujar Faridah Lim dalam diskusi virtual kemarin. (Baca: Keajaiban Surah Al-Fatihah Menyembuhkan Penyakit dan Penawar Racun)
Dia melanjutkan, rekrutmen terbesar terjadi di industri manufaktur/produksi sebanyak 5.273 lowongan. Disusul industri general trading & grosir sebanyak 2.703 lowongan. Ketiga adalah industri perbankan/layanan keuangan 2.497 lowongan, keempat ritel atau merchandise 2.485 lowongan, serta komputer atau information technology (peranti lunak) sebanyak 2.232 lowongan.
“Industri-industri berat atau yang masih membutuhkan skala power besar itu masih aktif membuka lowongan dan masih mencari pekerja,” katanya.
Ada peningkatan pelamar kerja yang cukup signifikan selama pandemi Covid-19. Peningkatan itu terjadi bahkan hingga dua kali lipat. Hal tersebut tidak lepas dari gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terus terjadi selama pandemi.
“Dari data kami, rata-rata satu lowongan dicari oleh 400 pencari kerja atau pelamar, tapi selama pandemi terjadi peningkatan yang signifikan, menjadi 800 pelamar per satu posisi. Itu dari data rata-rata semua lamaran yang ada di Jobstreet,” ungkapnya. (Baca juga: Miris, UU Ciptaker Tempatkan Pendidikan Sebagai Komoditas yang Diperdagangkan)
Sementara itu, dalam rangka menyambut ulang tahun ke-31 MNC Group menggelar bursa kerja melalui gelaran MNC Tech Career Day 2020. Bursa kerja yang dikemas secara virtual ini menyediakan ratusan lowongan pekerjaan untuk berbagai posisi di bidang teknologi informasi, dari developers end to end hingga data analytics.
“Pencarian kerja sangat kompetitif. Itu membuat pekerja harus punya talenta lebih agar bisa dilirik oleh perusahaan,” ujar Faridah Lim dalam diskusi virtual kemarin. (Baca: Keajaiban Surah Al-Fatihah Menyembuhkan Penyakit dan Penawar Racun)
Dia melanjutkan, rekrutmen terbesar terjadi di industri manufaktur/produksi sebanyak 5.273 lowongan. Disusul industri general trading & grosir sebanyak 2.703 lowongan. Ketiga adalah industri perbankan/layanan keuangan 2.497 lowongan, keempat ritel atau merchandise 2.485 lowongan, serta komputer atau information technology (peranti lunak) sebanyak 2.232 lowongan.
“Industri-industri berat atau yang masih membutuhkan skala power besar itu masih aktif membuka lowongan dan masih mencari pekerja,” katanya.
Ada peningkatan pelamar kerja yang cukup signifikan selama pandemi Covid-19. Peningkatan itu terjadi bahkan hingga dua kali lipat. Hal tersebut tidak lepas dari gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terus terjadi selama pandemi.
“Dari data kami, rata-rata satu lowongan dicari oleh 400 pencari kerja atau pelamar, tapi selama pandemi terjadi peningkatan yang signifikan, menjadi 800 pelamar per satu posisi. Itu dari data rata-rata semua lamaran yang ada di Jobstreet,” ungkapnya. (Baca juga: Miris, UU Ciptaker Tempatkan Pendidikan Sebagai Komoditas yang Diperdagangkan)
Sementara itu, dalam rangka menyambut ulang tahun ke-31 MNC Group menggelar bursa kerja melalui gelaran MNC Tech Career Day 2020. Bursa kerja yang dikemas secara virtual ini menyediakan ratusan lowongan pekerjaan untuk berbagai posisi di bidang teknologi informasi, dari developers end to end hingga data analytics.
Lihat Juga :