PLN Operasikan Dua Proyek Infrastruktur Kelistrikan di DKI Jakarta
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 10:35 WIB
loading...
A
A
A
Tidak kalah penting, pembangunan SUTT 150 kV Tambun II Incomer juga telah rampung dan ditandai dengan beroperasinya proyek ini pada Januari 2020. Proses pengerjaan proyek SUTT 150 kV Tambun II Incomer dimulai sejak September 2018 dan berfungsi untuk mengaliri daya pada proyek SUTT 150 kV Pondok Kelapa–Tambun II Sirkit I yang telah energize pada 21 Januari 2020 serta SUTT Pondok Kelapa–Tambun II Sirkit II yang berhasil energize pada 27 Desember 2019.
“Untuk SUTT 150 kV Tambun II Incomer ini dibangun dengan luas lahan sebesar 466 m2 dan berfungsi sebagai penyaluran daya listrik dari IBT Tambun dengan kapasitas 2 x 500 MVA menuju Gardu Induk 150 kV yang ada pada subsistem Tambun,” papar Ratnasari.
Dirinya menambahkan, proses pembangunan kedua infrastruktur kelistrikan ini menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya area kerja dari proyek SUTT 150 kV Tambun II Incomer yang terbatas dan berlokasi di bawah tower eksisting dari SUTT 150 kV Tambun–Pondok Kelapa. (Lihat videonya: Pedagang Tanaman Hias Raup Untung Ditengah Pandemi Covid-19)
Penyelesaian proyek ini membutuhkan komitmen dan effort yang tinggi karena ada beberapa tantangan seperti saat tim harus melakukan pemadaman pada SUTET 500 kV Cibinong–Bekasi/Muara Tawar agar energize bisa berlangsung. (Nanang Wijayanto)
“Untuk SUTT 150 kV Tambun II Incomer ini dibangun dengan luas lahan sebesar 466 m2 dan berfungsi sebagai penyaluran daya listrik dari IBT Tambun dengan kapasitas 2 x 500 MVA menuju Gardu Induk 150 kV yang ada pada subsistem Tambun,” papar Ratnasari.
Dirinya menambahkan, proses pembangunan kedua infrastruktur kelistrikan ini menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya area kerja dari proyek SUTT 150 kV Tambun II Incomer yang terbatas dan berlokasi di bawah tower eksisting dari SUTT 150 kV Tambun–Pondok Kelapa. (Lihat videonya: Pedagang Tanaman Hias Raup Untung Ditengah Pandemi Covid-19)
Penyelesaian proyek ini membutuhkan komitmen dan effort yang tinggi karena ada beberapa tantangan seperti saat tim harus melakukan pemadaman pada SUTET 500 kV Cibinong–Bekasi/Muara Tawar agar energize bisa berlangsung. (Nanang Wijayanto)
(ysw)
Lihat Juga :