Digebukin Corona, Penerimaan Pajak Kliyengan

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 21:12 WIB
loading...
Digebukin Corona, Penerimaan...
Penerimaan pajak turun terimbas wabah corona virus. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memproyeksikan penerimaan pajak tahun ini bakal mengalami penurunan sebesar 15% dari target perubahan APBN dalam Perpres No. 72/2020 yaitu Rp1.404,5 triliun. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan penerimaan yang turun karena terimbas pandemi Covid-19.

"Pendapatan kami turun sangat signifikan yang kami perkirakan awalnya hanya turun 10% mungkin sekarang kita akan mendekati penurunan pendapatan 15% dari perpajakan," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Jumat (9/10/2020).

Baca Juga: Sri Mulyani Bongkar Ambisi Besar Dibalik Pengesahan UU Cipta Kerja

Kata dia, meskipun penerimaan perpajakan diperkirakan turun 15% namun besaran defisit APBN untuk tahun ini tetap sesuai kesepakatan yakni 6,34% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Sementara, target defisit 6,34% dalam Perpres 72/2020 itu telah meningkat dari sebelumnya 1,74% sesuai dengan rancangan APBN 2020 sebelumnya.

"Situasi saat ini kita dihantam oleh Covid-19 ini, dan tentunya kita semua paham bahwa Covid-19 ini tidak hanya Indonesia di sisi pembelanjaan, di mana anda harus memberikan dukungan kesehatan untuk melindungi masyarakat, oleh pembelanjaan sosial dan juga untuk menunjang," katanya.

Baca Juga: Corona Tak Terkendali, Bank Dunia Khawatir Karyawannya di Jakarta

Dia pun menegaskan total rasio utang terhadap PDB juga tidak akan melebihi 60% sesuai dengan Perpres 72/2020 meski penerimaan perpajakan akan turun semakin dalam. "Dalam 20 tahun terakhir kita telah mengadopsi kebijakan fiskal yang sangat hati-hati di mana defisit tidak boleh melebihi 3% dan rasio total utang terhadap PDB tidak diperbolehkan untuk melebihi 60%," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
Pajak Digital Tembus...
Pajak Digital Tembus Rp52,85 Triliun per Mei 2026, Ini 4 Pilar Penopangnya
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Lampaui Target, Bea...
Lampaui Target, Bea Cukai Sumbawa Kantongi Rp1,44 Triliun dalam Empat Bulan
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Pensiun Jadi Menkeu,...
Pensiun Jadi Menkeu, Sri Mulyani akan Ngajar di Oxford
Penjarahan Rumah Sri...
Penjarahan Rumah Sri Mulyani hingga Sahroni, Polisi Tangkap 52 Tersangka
Rekomendasi
Wagub Rano Minta Sudirman-Thamrin...
Wagub Rano Minta Sudirman-Thamrin Jadi Ruang Seni saat Jakarta Berusia 500 Tahun
Raker IKKB Bahas Penguatan...
Raker IKKB Bahas Penguatan Kontribusi Organisasi dan Pelestarian Budaya
Firasat Anak Temon sebelum...
Firasat Anak Temon sebelum sang Ayah Meninggal, Mimpi Pohon Nangka Roboh
Berita Terkini
PHK Masih Terus Berlanjut,...
PHK Masih Terus Berlanjut, 30.000-an Karyawan Jadi Korban
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Infografis
Indonesia Efisiensi,...
Indonesia Efisiensi, Singapura Bagi-bagi Dolar dan Diskon Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved