Soal Merger Bank Syariah BUMN, Belum Ada Nama yang Digunakan

Selasa, 13 Oktober 2020 - 17:10 WIB
loading...
Soal Merger Bank Syariah...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tiga bank syariah anak usaha bank BUMN akan segera dimerger menjadi satu. Sebagai langkah awal, ketiga bank ini telah melakukan penandatangan conditional merger agreement (CMA) Bank BUMN Syariah. Meski begitu, Tim Project Management Office (PMO) belum memastikan akan ada perubahan atau pergantian nama baru.

Ketua Tim Project Management Office (PMO) sekaligus Wakil Direktur Bank Mandiri Herry Gunardi mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah ada perubahan nama dari penggabungan ketiga bank syariah BUMN tersebut.

Herry menjelaskan bahwa hal-hal yang bersifat progresif dari mulai nama hingga skema ke depan pasca-CMA belum bisa dipublikasikan ke publik. Untuk pengunguman hasil merger sendiri akan dijadwalkan pada 20-21 Oktober 2020 mendatang. ( Baca juga:Ah Ternyata, 'Perkawinan' Bank Syariah BUMN Belum Sah )

"Skema merger tentunya ini tunggu tanggal 20 Oktober, nanti akan menyampaikan pengumuman merger plan. Ini masih kondisi merger, hal-hal advance dipertanyakan belum bisa diungkapkan sekarang. Tunggu tanggal 20-21 Oktober tahun ini, akan ke tahap pengumuman merger plan-nya," ujar Herry dalam konferensi pers secara virtual, Jakarta, Selasa (13/10/2020).

Tim PMO juga menegaskan bahwa mereka belum bisa menyampaikan informasi lebih detail, mengingat induk-induk dari anak usahanya yang dimerger itu merupakan perusahaan terbuka. Selain persoalan nama, direksi dan komisaris atau penguasa baru di bank syariah hasil merger itu juga belum bisa disampaikan. ( Baca juga:Update Corona: 340.622 Positif, 263.296 Sembuh dan 12.027 Meninggal )

"Teman-teman, harap maklum kondisi kami, ini perusahaan Tbk. Kita tidak boleh mendahului informasi material ke publik sebelum step-step dilalui," ujarnya.

Meski begitu, tersiar kabar jika dalam penggabungan ini ada sejumlah divisi yang akan disinergikan, mulai dari sektor keuangan hingga branding perusahaan. Tiap-tiap divisi ini memiliki ketua, wakil ketua dan 3-4 orang anggota yang akan membantu.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dewi Aryani Suzana dan...
Dewi Aryani Suzana dan Harwan Muldidarmawan Raih The Next Future Leader 2025
Tolak Bagi-bagi Bonus,...
Tolak Bagi-bagi Bonus, Dirut Baru Garuda Indonesia Potong Gaji Direksi 10%
Danantara Kirim 36 Bos...
Danantara Kirim 36 Bos BUMN Leadership Camp ke Swiss, Efektifkah?
Penghapusan Tantiem...
Penghapusan Tantiem Komisaris BUMN Bisa Hemat Anggaran Negara Rp17 Triliun
Komisaris BUMN Tak Lagi...
Komisaris BUMN Tak Lagi Menikmati Tantiem, Mensesneg: Tugasnya Perbaiki, Bukan Cari Bonus
Bos Danantara Larang...
Bos Danantara Larang Pejabat BUMN Main Golf di Hari Kerja
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Menhan: Presiden Prabowo...
Menhan: Presiden Prabowo Bakal Ganti Jajaran Direksi Bank Himbara yang Rugikan Negara
Minta Tantiem saat Perusahaan...
Minta Tantiem saat Perusahaan Rugi, Direksi BUMN Disemprot Prabowo: Gak Tahu Malu, Ndablek!
Rekomendasi
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
Penyanyi Oliver Tree...
Penyanyi Oliver Tree Dikabarkan Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved