Nah Lho, Ekonom Sebut Suku Bunga Ditahan Perlambat Pemulihan Ekonomi
Rabu, 14 Oktober 2020 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) perbankan Agustus 2020 tetap tinggi yakni 23,39%, dan rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) tetap rendah yakni 3,22% (bruto) dan 1,14% (neto).
"Namun demikian, fungsi intermediasi dari sektor keuangan masih lemah akibat pertumbuhan kredit yang terbatas sejalan dengan permintaan domestik yang belum kuat dan kehati-hatian perbankan akibat berlanjutnya pandemi Covid-19," ujar Perry, Selasa (12/10).
(Baca Juga: Kenapa Bank Sentral Harus Tahan Suku Bunga? Ini Penjelasan Ekonom)
Ke depan, kata dia, intermediasi perbankan diperkirakan akan membaik sejalan dengan prospek perbaikan kinerja korporasi dan pemulihan ekonomi domestik serta konsistensi sinergi kebijakan yang ditempuh.
"Kinerja korporasi triwulan III/2020 terindikasi secara perlahan membaik, tercermin dari peningkatan penjualan, kemampuan bayar, serta penerimaan perpajakan terutama pada sektor Industri dan Perdagangan," katanya.
"Namun demikian, fungsi intermediasi dari sektor keuangan masih lemah akibat pertumbuhan kredit yang terbatas sejalan dengan permintaan domestik yang belum kuat dan kehati-hatian perbankan akibat berlanjutnya pandemi Covid-19," ujar Perry, Selasa (12/10).
(Baca Juga: Kenapa Bank Sentral Harus Tahan Suku Bunga? Ini Penjelasan Ekonom)
Ke depan, kata dia, intermediasi perbankan diperkirakan akan membaik sejalan dengan prospek perbaikan kinerja korporasi dan pemulihan ekonomi domestik serta konsistensi sinergi kebijakan yang ditempuh.
"Kinerja korporasi triwulan III/2020 terindikasi secara perlahan membaik, tercermin dari peningkatan penjualan, kemampuan bayar, serta penerimaan perpajakan terutama pada sektor Industri dan Perdagangan," katanya.
(fai)
Lihat Juga :