Ada Merger Bank Syariah, Ini Rekomendasi Atas Saham BRIS

Selasa, 13 Oktober 2020 - 19:37 WIB
loading...
Ada Merger Bank Syariah,...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kabar merger tiga bank syariah BUMN memengaruhi pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini. Bahkan pergerakan saham PT BRIsyariah Tbk (BRIS), yang menjadi bank utama dalam proses merger itu, melonjak tajam.

Head of Research Creative Trading System, Argha Jonatan Karo Karo menyampaikan bahwa saham BRIS akan menjadi sorotan investor pada perdagangan esok hari. Dia pun memberikan saran kepada investor untuk saham tersebut. ( Baca juga:Soal Merger Bank Syariah BUMN, Belum Ada Nama yang Digunakan )

"Kalau memang ada kenaikan (saham BRIS) luar biasa hold. Kalau mulai ada tekanan jual besar, saya akan keluar dari saham ini. Banyak orang yang ikut momentum ini dan turun signifikan sudah hampir 1.000-an di bulan Agustus lalu. Mungkin ini kesempatan untuk profit taking di saham ini," ujar Argha dalam acara 2nd Session Closing Market IDX Channel, Selasa (13/10/2020).

Argha menambahkan, momentum merger ini menjadikan saham BRIS meningkat signifikan. Tidak hanya BRIS, saham lain seperti Bank BTPN Syariah (BTPS) pun mengikuti momentum ini dengan mengalami kenaikan juga.

"Jadi, ini hanya momentum saja karena kalau secara fundamental tentunya masih panjang proses ini. Kita tentunya masih ingat merger PGAS dan Pertagas sampai beres itu butuh bertahun-tahun," kata dia. ( Baca juga:Indeks Diramal Masih di Zona Hijau, 6 Saham Ini Layak Dipantau )

Dengan adanya momentum ini, dia tidak bisa menilai baik atau buruknya terhadap pergerakan saham. Begitu pun mengenai sisi fundamental perseroan yang belum dapat langsung dilihat karena proses merger yang cukup lama.

"Kita tahu maksudnya baik, maksudnya efisiensi, dan itu yang direspons oleh market untuk dimanfaatkan momentumnya," ucap Argha.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
Jenguk Haji Bolot di...
Jenguk Haji Bolot di RS, Rico Ceper Ungkap Momen Mengharukan
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Berita Terkini
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved