Sri Mulyani: Pemprov DKI Tidak Miliki Dana Salurkan Bansos ke Warganya

Rabu, 06 Mei 2020 - 21:27 WIB
loading...
Sri Mulyani: Pemprov...
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak memiliki anggaran untuk memberi bantuan sosial (bansos) kepada warganya. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta meminta kepada pemerintah pusat untuk menalangi dana bansos untuk meringankan beban warga yang terdampak Covid-19.

Sri Mulyani mengungkapkan, awalnya Pemprov DKI Jakarta mengatakan sanggup berbagi dana dengan pemerintah pusat untuk memberikan bansos kepada seluruh warga ibu kota. Dimana Pemprov DKI Jakarta membantu 1,1 juta warga dan pemerintah pusat membantu 3,6 juta warga Jakarta. Namun, belakangan hal tersebut tidak terwujud karena Pemprov DKI Jakarta kekurangan dana.

"Kami dapat laporan dari Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, ternyata DKI yang tadinya cover 1,1 juta warganya, mereka tidak punya anggaran dan meminta pemerintah pusat ikut cover yang 1,1 juta itu," ungkap Sri Mulyani dalam rapat virtual bersama Komisi XI DPR, Rabu (6/5/2020).

Dengan kondisi tersebut, Sri Mulyani mengatakan pemerintah akan meninjau cara-cara penyaluran bansos ditengah pandemi Covid-19, agar tepat sasaran sesuai dengan identitas yang dimiliki oleh Kementerian Sosial.

"Bantuan sembako ini butuh beberapa dalam pelaksanaannya, apakah bisa tercapai cepat dan tepat, adalah butuh persiapan. Untuk Program Keluarga Harapan, kita ada by name by address. Untuk kartu sembako by name by address menggunakan data terpadu di Kemensos," imbuhnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menambahkan, untuk bantuan sembako Jabodetabek, banyak berita pekan pertama penyaluran kurang dari 10% yang dialokasikan. Namun data terakhir dari Kemensos, implementasinya mendekati 80%.

"Ini berarti sudah makin merata dan kalau benar dari DKI akan dicover pemerintah pusat, harus ada tambahan lagi untuk cover. Dalam situasi ini, Presiden sampaikan, pekan ini sebelum Lebaran, 100% sudah deliver," katanya.

Hanya saja, dia belum merinci penambahan anggaran yang harus ditanggung pemerintah pusat atas peralihan ini. Namun yang pasti, anggaran ini akan diambil dari alokasi dana untuk perlindungan sosial mencapai Rp110 triliun.

"Kalau benar dari DKI akan di-cover pemerintah pusat, maka seharusnya tentu ada tambahan (anggaran) lagi untuk cover," pungkasnya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Indodax Distribusikan...
Indodax Distribusikan Hewan Kurban ke Lima Titik Wilayah di Aceh
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Warga Jakarta Bisa Nikmati...
Warga Jakarta Bisa Nikmati Pembebasan PBB-P2 100%, Ini Kriterianya
Bayar PBB-P2 Lebih Awal,...
Bayar PBB-P2 Lebih Awal, Warga Jakarta Bisa Dapat Manfaat Lebih Besar
Bayar Pajak Daerah di...
Bayar Pajak Daerah di Jakarta Kini Lebih Mudah lewat Beragam Channel Pembayaran
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Hore! Stasiun KRL JIS...
Hore! Stasiun KRL JIS Diresmikan Besok
Inspirasi Wanita Indonesia,...
Inspirasi Wanita Indonesia, Filantropis Sandiana Soemarko Kedepankan Kepedulian Sosial
Rekomendasi
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Berita Terkini
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Infografis
Pemprov DKI Tidak Akan...
Pemprov DKI Tidak Akan Gelar Operasi Yustisi Pendatang Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved