Bank Mandiri Akan All Out demi Genjot Penyaluran KUR

Kamis, 15 Oktober 2020 - 16:49 WIB
loading...
Bank Mandiri Akan All...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Bank Mandiri telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp14,74 triliun sampai akhir September 2020. Penyaluran KUR tersebut ditujukan untuk sektor-sektor produktif sehingga dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Menurut Plt Direktur Utama Bank Mandiri Hery Gunardi, penyaluran KUR sebagian besar disalurkan ke sektor produksi, yaitu sebesar 60,53% dari total penyaluran KUR sampai akhir September 2020 atau senilai lebih dari Rp8,9 triliun. Dari jumlah tersebut, sektor pertanian menyumbang 28,43%, sektor perikanan 2,37%, sektor industri pengolahan 8,75%, sektor pertambangan 0,04% dan sektor jasa produksi menyumbang 20,94%. ( Baca juga:Kocok Ulang Direksi BRI Syariah Sebelum Merger, Bakal Didominasi Mandirian? )

“Penyaluran KUR Bank Mandiri diberikan kepada 175.140 debitur pelaku usaha mikro. Ke depan, kami akan mengoptimalkan seluruh jaringan Bank Mandiri dan layanan digital berupa platform Mandiri Pintar untuk penyaluran KUR, serta melakukan kegiatan edukasi dan pendampingan sehingga usaha pelaku UMKM penerima KUR Bank Mandiri dapat terus berkembang,” kata Hery Gunardi di Jakarta, Kamis (15/10/2020).

Sejak awal penyaluran KUR sampai dengan 30 September 2020, Bank Mandiri telah menyalurkan Rp105,64 triliun kepada lebih dari 1,7 juta debitur. Setiap tahun, lanjut Hery, realisasi penyaluran KUR Bank Mandiri selalu mencapai target yang ditentukan pemerintah.

Hery mengungkapkan, penyerapan permodalan melalui KUR dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional seperti saat ini. Untuk itu, Bank Mandiri pun memiliki komitmen dalam memberikan layanan yang mudah dan cepat bagi para pelaku usaha mikro, terutama dalam memperoleh akses modal usaha.

Bank Mandiri pun mengembangkan platform “Mandiri Pintar” yang mampu memproses pengajuan kredit mikro produktif dengan waktu yang sangat singkat, yaitu hanya dibutuhkan 15 menit, setelah tenaga pemasar mengajukan data debitur melalui Mandiri Pintar.

Bank Mandiri juga mengembangkan UKM Center yang mengintegrasikan layanan perbankan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Di UKM Center ini, pebisnis dapat mendiskusikan berbagai kebutuhan finansial yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha. Nilai tambah lain yang ditawarkan Mandiri UKM center adalah keberadaan financial advisor serta pelatihan untuk pengembangan usaha nasabah pelaku UKM.

Fungsi konsultasi yang diberikan UKM Center juga meliputi business matchmaking, yang akan mempertemukan nasabah pelaku UKM dengan pengusaha sejenis maupun potential buyer, serta membantu pelaku UKM melakukan promosi dan penjualan secara online melalui kerja sama dengan platform-platform, e-commerce dan sosial media. ( Baca juga:Topang UMKM, BRI hingga Kuartal III Salurkan KUR Rp90,1 T )

“Kami berharap langkah ini mampu memperkuat peran UKM sebagai salah satu pilar ekonomi Indonesia,” ujar Hery.

Selain itu, Bank Mandiri juga berkolaborasi dengan mitra platform digital untuk memperluas akses pelaku usaha mikro dalam memperoleh permodalan.

“Kami sangat menyadari kebutuhan tersebut. Untuk itu, secara konsisten, kami terus berinovasi mengembangkan layanan digital dan memperluas jaringan melalui kolaborasi dengan e-commerce dan platform digital lain, sehingga kami dapat menjadi sahabat bagi UMKM di Tanah Air,” ujar Hery.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Rekomendasi
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Jokowi Wajib Hadir di...
Jokowi Wajib Hadir di Persidangan Perkara Ijazah, Pengacara Roy Suryo: Kan Dia Pelapor
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved