RI Berpeluang Menjadi Pusat Perkembangan Ekonomi Syariah

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 09:35 WIB
loading...
A A A
Meski meningkat, market share keuangan syariah masih terhitung kecil. Apalagi saat ini tingkat literasi masyarakat atas keuangan syariah masih di angka 8,93%. (Baca juga: Pendidikan Guru Penggerak Diikuti 2.800 Guru)

Selain merger, untuk mendorong pertumbuhan keuangan syariah, diferensiasi bisnis harus dimiliki pelaku industri ini. Taufik menyebut keunikan bisnis syariah bisa didorong oleh perbankan dan industri keuangan nonbank dengan memperbaiki produk-produk berbasis risk-sharing serta memperkuat sinergi dengan islamic social finance.

“Bisa dalam bentuk layanan otomatis zakat untuk dana yang sudah mencapai nisab atau layanan digital yang mempermudah nasabah melakukan transaksi ziswaf. Diferensiasi juga bisa dengan mengoptimalkan pembiayaan berbasis sewa (ijarah muntahiya bittamlik) dan riil murabahah,” jelasnya.

Pada kesempatan terpisah, Ketua Hukum dan HAM PP Pemuda Muhammadiyah Razikin menyebut merger bank syariah BUMN adalah hadiah bagi umat Islam di Indonesia.

“Kebijakan ini merupakan hadiah bagi umat Islam Indonesia sebagai penduduk mayoritas dan populasi muslim terbesar di dunia. Hadirnya bank yang sejalan dengan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan Islam sudah lama dinantikan,” kata Razikin kepada wartawan. (Baca juga: Jaga Kesehatan Mata, Batasi Anak Amin Gadget)

Razikin menilai aksi merger bank syariah BUMN merupakan bukti keberanian pemerintah dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan berbasis nilai-nilai Islam. Hal ini patut diapresiasi di tengah masih kuatnya dominasi sistem keuangan dan perbankan konvensional di dunia dan Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
Rekomendasi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Ruben Onsu Bongkar Bukti...
Ruben Onsu Bongkar Bukti Transfer Rp11,3 Miliar untuk Rumah Sarwendah
Road To Kilau Raya MNCTV...
Road To Kilau Raya MNCTV Siap Ajak Warga Klaten Joget dan Nyanyi Lagu-Lagu Viral
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved