Gegara Pandemi, Matahari Putra Prima Terus Merugi Capai Rp219,25 Miliar

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 13:38 WIB
loading...
Gegara Pandemi, Matahari...
Suasana di Hypermart. Foto/Dok SINDOphoto/Astra Bonardo
A A A
JAKARTA - Akibat pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir tiga kuartal di Indonesia, kerugian PT Matahari Putra Prima Tbk terus bertambah di kuartal II-2020. Emiten ritel berkode saham MPPA itu mengalami peningkatan kerugian sebesar Rp219,25 miliar.

"Adanya penurunan penjualan, rugi tahun berjalan kita itu Rp219,25 miliar. Ini sedikit meningkat dari tahun sebelumnya," kata Finance & Accounting Associate Director Matahari Putra Prima, Herry Senjaya, dalam dalam Paparan Publik secara virtual, Jumat (16/10/2020).

(Baca juga: Shein, Fashion Online 'Misterius' China Pesaing Zara dan H&M )

Dalam paparannya, penjualan MPPA menurun dari Rp4,6 triliun di kuartal II/2019 menjadi Rp3,6 triliun di kuartal yang sama tahun ini. Akibat penjualan yang menurun membuat rugi tahun berjalan membengkak, dari Rp186,8 miliar di kuartal II/2019 menjadi Rp219,25 miliar pada periode yang sama 2020.

Perusahaan pemilik jaringan ritel Hypermart, Hyfresh dan Foodmart juga mengakui, bahwa selama pandemi harus menutup beberapa gerai yang penjualannya mengalami kerugian. Setidaknya ada 8 gerai ditutup di sejumlah daerah seperti di Bali dan Jambi. "Gerai ini ditutup sementara karena jumlah pelanggan sangat sedikit. Adapun rencananya, di akhir tahun ini sudah bisa dibuka kembali," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Watsons Apotek Bintaro...
Watsons Apotek Bintaro Sektor 9 Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Health & Beauty Retail di Indonesia
Makeover Massal, 7-Eleven...
Makeover Massal, 7-Eleven Resmi Tutup 600 Toko Tahun Ini
Kehadiran Ritel Premium...
Kehadiran Ritel Premium Dituntut Hadirkan Nilai Lebih untuk Pelanggan
Efek Nataru, Penjualan...
Efek Nataru, Penjualan Ritel Tumbuh Tertinggi dalam Dua Tahun
Hadirkan Solusi Ritel...
Hadirkan Solusi Ritel Cerdas di NRF Europe 2025
Beasiswa S1 Alfamidi...
Beasiswa S1 Alfamidi Jadi Strategi Cetak SDM Unggul di Industri Ritel Modern
Minimarket, Warung,...
Minimarket, Warung, dan Emosi yang Perlu Didisiplinkan
Super Indo Ajak Masyarakat...
Super Indo Ajak Masyarakat Rayakan 28 Tahun Perjalanan Lewat Festival Superindoversary
Rekomendasi
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved