Wahai Para Investor! Sentimen Positif ke BRIS Paling Lama Tiga Bulan

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 13:35 WIB
loading...
Wahai Para Investor!...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Rencana merger bank syariah milik BUMN masih menjadi sentimen positif untuk saham PT BRI Syariah Tbk (BRIS) . Dari pantauan yang dilakukan di bursa saham pada Jumat (16/10/2020), saham BRIS ditutup menguat Rp85 atau 6,49% ke posisi Rp1.395.

Namun para investor diingatkan agar tak jorjoran memburu saham BRIS hanya berdasarkan sentimen tadi. Pasalnya, menurut William Hartanto, Technical Analyst Panin Sekuritas, sentimen itu paling lama bertahan hanya selama tiga bulan. Selebihnya nanti tergantun dari perusahaan itu sendiri, apakah memang mempunyai nilai yang baik atau tidak. ( Baca juga:Berkah Merger 3 Bank Syariah, Perkuat Industri Keuangan dan Dorong Kemaslahatan )



“Sejauh yang saya tahu, efek sentimen itu tidak terlalu panjang, paling lama tiga bulan. Setelah itu tergantung dari perdagangannya, apakah masih ramai atau tidak,” kata William dalam acara Session Closing di IDX Channel, Jumat (16/10/2020).

Dia menjelaskan, bila pelaku pasar tak lagi merespons baik hingga membuat perdagangan sepi, dipastikan harga saham BRIS akan kembali normal. “Ketika perdagangan sudah mulai sepi, berarti sentimennya sudah tidak mungkin untuk mengangkat harga saham BRIS,” ujarnya.

Menurut dia, peningkatan harga terhadap BRIS terjadi lantaran adanya rencana penggabungan ketiga bank syariah. Apabila, dilihat secara teknikal dinilai lebih jauh, belum ada alasan lain selain pemicu itu. ( Baca juga:Terkonsolidasi, Indeks Berpotensi Bergerak di Level 4.889-5.188 )

“Terlihat minat pelaku pasar itu besar. Transaksi itu lebih karena sentimen, seperti BRIS ini,” katanya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
FOREXimf Bermitra dengan...
FOREXimf Bermitra dengan Rizki Aditama agar Trader Indonesia Lebih Cerdas
Rekomendasi
5 Fakta Menarik saat...
5 Fakta Menarik saat Jerman Bantai Curacao 7-1 di Piala Dunia 2026
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Rekor Sempurna Belanda...
Rekor Sempurna Belanda Terjaga di Piala Dunia, Virgil van Dijk Jadi Sorotan
Berita Terkini
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
Infografis
Ukraina Bisa Miliki...
Ukraina Bisa Miliki Senjata Nuklir dalam Beberapa Bulan ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved