Wahai Para Investor! Sentimen Positif ke BRIS Paling Lama Tiga Bulan

loading...
Wahai Para Investor! Sentimen Positif ke BRIS Paling Lama Tiga Bulan
Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Rencana merger bank syariah milik BUMN masih menjadi sentimen positif untuk saham PT BRI Syariah Tbk (BRIS). Dari pantauan yang dilakukan di bursa saham pada Jumat (16/10/2020), saham BRIS ditutup menguat Rp85 atau 6,49% ke posisi Rp1.395.

Namun para investor diingatkan agar tak jorjoran memburu saham BRIS hanya berdasarkan sentimen tadi. Pasalnya, menurut William Hartanto, Technical Analyst Panin Sekuritas, sentimen itu paling lama bertahan hanya selama tiga bulan. Selebihnya nanti tergantun dari perusahaan itu sendiri, apakah memang mempunyai nilai yang baik atau tidak. (Baca juga:Berkah Merger 3 Bank Syariah, Perkuat Industri Keuangan dan Dorong Kemaslahatan)



“Sejauh yang saya tahu, efek sentimen itu tidak terlalu panjang, paling lama tiga bulan. Setelah itu tergantung dari perdagangannya, apakah masih ramai atau tidak,” kata William dalam acara Session Closing di IDX Channel, Jumat (16/10/2020).



Dia menjelaskan, bila pelaku pasar tak lagi merespons baik hingga membuat perdagangan sepi, dipastikan harga saham BRIS akan kembali normal. “Ketika perdagangan sudah mulai sepi, berarti sentimennya sudah tidak mungkin untuk mengangkat harga saham BRIS,” ujarnya.

Menurut dia, peningkatan harga terhadap BRIS terjadi lantaran adanya rencana penggabungan ketiga bank syariah. Apabila, dilihat secara teknikal dinilai lebih jauh, belum ada alasan lain selain pemicu itu. (Baca juga:Terkonsolidasi, Indeks Berpotensi Bergerak di Level 4.889-5.188)

“Terlihat minat pelaku pasar itu besar. Transaksi itu lebih karena sentimen, seperti BRIS ini,” katanya.
(uka)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top