Pemerintah Targetkan Kebutuhan Gas Seluruh Kabupaten di Sumsel Dipenuhi
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 20:54 WIB
loading...
A
A
A
“Untuk skema pendanaan pemasangan jargas bisa dengan menggunakan pola investasi dan bisa melalui APBN,” tuturnya.
Lebih lanjut, Fanshurullah Asa menjelaskan, untuk penetapan harga gas (Jargas) 52 Kabupaten/kota dengan penetapan harga jual dibawah harga pasar gas elpiji 3 kg dan 12 kg, di Provinsi Sumsel. terdapat 17 kab/kota yang telah ditetapkan gasnya dengan rincian sebagai berikut total 75.674 SR. Rianciannya Pali : 5.375, Musi Rawas 5.182, Muara Enim 4.785, Musi Banyuasin 6.031, Kota Palembang 11.300, Ogan Ilir 3.725 dan Kota Prabumulih : 39.276 SR.
“Sementara itu, untuk penyaluran JBT dan JBKP di Sumatera Selatan. Penyaluran JBT di Provinsi Sumsel sampai 30 September 2020 Kuota : 557.668 KL, Realisasi : 365.448 KL (65,53%). Penyaluran JBKP di Provinsi Sumatera Selatan sampai dengan 30 September 2020 : Kuota : 256.438 KL, Realisasi : 167.949 KL (65,49%),” jelasnya.
Sementara itu, Alex Noerdin menyampaikan sosialisasi BPH Migas ini dilakukan karena banyak yang belum tahu tugas dan fungsi BPH Migas, padahal BPH Migas pucuk Pertamina. Karena melakukan pengawasan, penyimpanan dan distribusi Migas.
"Kami akan melakukan pembahasan di Komisi VII agar jaringan gas (Jargas) bisa masuk di 17 Kabupaten dan Kota di Sumsel mudah-mudahan itu bisa teralisasi. Karena gas di Sumsel banyak, bahkan diekspor ke Singapura dan pulau Jawa. Tantangan dari Kepala BPH Migas mudah-mudahan bisa terwujud,” tuturnya.
Lebih lanjut, Fanshurullah Asa menjelaskan, untuk penetapan harga gas (Jargas) 52 Kabupaten/kota dengan penetapan harga jual dibawah harga pasar gas elpiji 3 kg dan 12 kg, di Provinsi Sumsel. terdapat 17 kab/kota yang telah ditetapkan gasnya dengan rincian sebagai berikut total 75.674 SR. Rianciannya Pali : 5.375, Musi Rawas 5.182, Muara Enim 4.785, Musi Banyuasin 6.031, Kota Palembang 11.300, Ogan Ilir 3.725 dan Kota Prabumulih : 39.276 SR.
“Sementara itu, untuk penyaluran JBT dan JBKP di Sumatera Selatan. Penyaluran JBT di Provinsi Sumsel sampai 30 September 2020 Kuota : 557.668 KL, Realisasi : 365.448 KL (65,53%). Penyaluran JBKP di Provinsi Sumatera Selatan sampai dengan 30 September 2020 : Kuota : 256.438 KL, Realisasi : 167.949 KL (65,49%),” jelasnya.
Sementara itu, Alex Noerdin menyampaikan sosialisasi BPH Migas ini dilakukan karena banyak yang belum tahu tugas dan fungsi BPH Migas, padahal BPH Migas pucuk Pertamina. Karena melakukan pengawasan, penyimpanan dan distribusi Migas.
"Kami akan melakukan pembahasan di Komisi VII agar jaringan gas (Jargas) bisa masuk di 17 Kabupaten dan Kota di Sumsel mudah-mudahan itu bisa teralisasi. Karena gas di Sumsel banyak, bahkan diekspor ke Singapura dan pulau Jawa. Tantangan dari Kepala BPH Migas mudah-mudahan bisa terwujud,” tuturnya.
Lihat Juga :