Zaman Lagi Susah, Pelaku Industri Kreatif Diminta Bersinergi Tingkatkan Nilai Tambah
Minggu, 18 Oktober 2020 - 13:49 WIB
loading...
A
A
A
Khusus fotografi, target peserta bimtek difokuskan pada pemilik maupun masyarakat yang bekerja di sektor UMKM. Terlebih di zaman serba digital ini, ilustrasi pada suatu produk menjadi visual marketing yang menambah daya tarik.
"Kedua bidang, baik fotografi dan ilustrasi, menjadi bagian penting pendukung dalam transformasi digital sehingga perlu dilakukan peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif dalam bidang tersebut," imbuhnya.
Di platform Vokraf.com terdapat video pembelajaran dengan materi yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini, tugas praktik untuk membuat karya yang outputnya bisa menjadi portofolio, serta sertifikat yang akan dikeluarkan oleh Vokraf dan Kemenparekraf.
Niel menambahkan, saat ini pemerintah juga telah meluncurkan gerakan #BanggaBuatanIndonesia dan #BeliKreatifLokal sebagai bentuk dukungan dan dorongan dalam pemulihan dampak pandemi.
Melalui pemanfaatan teknologi, diharapkan konten kreatif dan inovatif dapat memberikan alternatif bagi masyarakat untuk tetap produktif di tengah masa yang tak menentu ini.
"Sembari kita berharap kondisi segera kembali normal, mari kita terus tingkatkan kapasitas dan keterampilan agar semakin memiliki daya saing dan daya jual yang tinggi,” ucap Neil.
(Baca juga: Teknologi Digital Jadi Wajah Baru Dunia Hiburan )
Direktur Industri Kreatif Film, Televisi, dan Animasi, Kemenparekraf, Syaifullah mengatakan, fotografi bisa dikatakan sebagai industri pendukung, atau justru bisa jadi merupakan lokomotif industri untuk menarik subsektor industri kreatif lainnya.
"Kedua bidang, baik fotografi dan ilustrasi, menjadi bagian penting pendukung dalam transformasi digital sehingga perlu dilakukan peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif dalam bidang tersebut," imbuhnya.
Di platform Vokraf.com terdapat video pembelajaran dengan materi yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini, tugas praktik untuk membuat karya yang outputnya bisa menjadi portofolio, serta sertifikat yang akan dikeluarkan oleh Vokraf dan Kemenparekraf.
Niel menambahkan, saat ini pemerintah juga telah meluncurkan gerakan #BanggaBuatanIndonesia dan #BeliKreatifLokal sebagai bentuk dukungan dan dorongan dalam pemulihan dampak pandemi.
Melalui pemanfaatan teknologi, diharapkan konten kreatif dan inovatif dapat memberikan alternatif bagi masyarakat untuk tetap produktif di tengah masa yang tak menentu ini.
"Sembari kita berharap kondisi segera kembali normal, mari kita terus tingkatkan kapasitas dan keterampilan agar semakin memiliki daya saing dan daya jual yang tinggi,” ucap Neil.
(Baca juga: Teknologi Digital Jadi Wajah Baru Dunia Hiburan )
Direktur Industri Kreatif Film, Televisi, dan Animasi, Kemenparekraf, Syaifullah mengatakan, fotografi bisa dikatakan sebagai industri pendukung, atau justru bisa jadi merupakan lokomotif industri untuk menarik subsektor industri kreatif lainnya.
Lihat Juga :