Hasil Survei Membuktikan, Mayoritas Warga Jakarta Sebut Ekonomi Nasional Buruk

Senin, 19 Oktober 2020 - 09:46 WIB
loading...
A A A


"Yang mengatakan buruk naik tajam di bulan Mei, meski mayoritas mengatakan buruk tadi kecenderungan turun dibanding surve Juli dan Mei, terakhir yang mengatakan buruk 65,3%. Jadi mayoritas masih memandang prospek ekonomi nasional tetapi kondisi di bulan September tidak seburuk di bulan Mei. Ini harus kita apresiasi karena ada langkah pemerintah yang menunjukan perbaikan, meski pun perbaikannya itu tidak sampai di bawah 50% yang mengatakan buruk," katanya.

Dari sisi responden, kata Burhanudin, presepsi ekonomi nasional buruk dirasakan oleh responden dengan pendidikan tinggi, kuliahan atau lulus perguruan tinggi. Di mana, sebanyak 55,9% mengatakan buruk dan 10,6% mengatakan sangat buruk.

Dari segi wilayah, responden berasal dari DKI Jakarta memiliki presepsi lebih tinggi menilai ekonomi nasional buruk dibandingkan warga daerah lainnya. Di mana persepsi buruk terhadap ekonomi nasional mencapai 87,4 %. ( Baca juga:BNPB Minta Empat Provinsi Ini Bersiap Hadapi Ancaman Kekeringan )

"Kemudian dari sisi pendapatan tidak ada bedanya. Lalu dari sisi wilayah Jakarta warga Jakarta cenderung mengatakan ekonomi nasional buruk sekali ketimbang wilayah lain meskipun yang lain juga buruk diatas 50%. Tetapi tidak seburuk presepsi ekonomi nasional menurut warga Jakarta," ujar dia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Rekomendasi
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved