Pandemi Plus Resesi, Pengusaha Sebut Kenaikan UMP di 2021 Tak Memungkinkan
Rabu, 21 Oktober 2020 - 00:10 WIB
loading...
A
A
A
"Kita berharap agar teman-teman Serikat Pekerja dapat memahami kondisi ini dan tidak menuntut kenaikan UMP yang berlebihan dalam situasi dan kondisi ekonomi yang sudah masuk resesi," ujarnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, seluruh masyarakat harus mendukung berbagai program pemerintah dalam menangani Covid-19 termasuk pengadaan vaksin agar segera terealisasi sehingga penularan virus ini dapat dikendalikan dan nantinya pemerintah akan membuat kebijakan yang memperlonggar berbagai aktivitas usaha dan bisnis.
(Baca juga: Sri Mulyani Akui PSBB Ketat Bikin Pemulihan Ekonomi Tertahan )
Selanjutnya pasca pandemi, menjadi tugas bersama menciptakan iklim usaha dan investasi yang kondusif, pro aktif memberikan masukan dalam penyusunan aturan turunan dari UU Cipta Kerja sehingga nantinya diharapkan investor akan mengalir deras, lapangan kerja akan tersedia, devisa akan naik, daya beli akan meningkat.
"Pertumbuhan ekonomi 2021 akan mencapai target di kisaran 4,54 – 5,5% dengan inflasi yang terkendali maka kenaikan UMP 2021 akan semakin terbuka sesuai yang diharapkan," tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, seluruh masyarakat harus mendukung berbagai program pemerintah dalam menangani Covid-19 termasuk pengadaan vaksin agar segera terealisasi sehingga penularan virus ini dapat dikendalikan dan nantinya pemerintah akan membuat kebijakan yang memperlonggar berbagai aktivitas usaha dan bisnis.
(Baca juga: Sri Mulyani Akui PSBB Ketat Bikin Pemulihan Ekonomi Tertahan )
Selanjutnya pasca pandemi, menjadi tugas bersama menciptakan iklim usaha dan investasi yang kondusif, pro aktif memberikan masukan dalam penyusunan aturan turunan dari UU Cipta Kerja sehingga nantinya diharapkan investor akan mengalir deras, lapangan kerja akan tersedia, devisa akan naik, daya beli akan meningkat.
"Pertumbuhan ekonomi 2021 akan mencapai target di kisaran 4,54 – 5,5% dengan inflasi yang terkendali maka kenaikan UMP 2021 akan semakin terbuka sesuai yang diharapkan," tuturnya.
(ind)
Lihat Juga :