Masuk Resesi, Ekonom: Ini yang Perlu Dilakukan Pemerintah
Kamis, 22 Oktober 2020 - 14:39 WIB
loading...
A
A
A
"Beberapa daerah kondisi fiskalnya itu berantakan. Program program pembangunan pemda tidak berjalan. Ini harus jadi perhatian pemerintah dengan memberikan insentif fiskal bagi pemda, untuk menggerakkan ekonomi daerah yang nanti ujungnya ada pertumbuhan ekonomi nasional," jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah juga harus memperbaiki manajemen birokrasi. Supaya penanganan Covid berjalan dengan baik dan anggaran bisa terserap secepatnya.
(Baca Juga: Pandemi Plus Resesi, Pengusaha Sebut Kenaikan UMP di 2021 Tak Memungkinkan)
Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan resesi yang terjadi di Indonesia tidak akan lama. Adapun, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali minus di kuartal III/2020 sehingga masuk jurang resesi.
"Indonesia memang dibandingkan dengan negara lain kontraksinya minus 5,3% di kuartal II dan sebentar lagi akan ada result daripada kuartal III. Di sini berbagai lembaga melihat kita tetap minus tetapi diharapkan kuartal IV kita masuk bisa minus 1 sampai positif 0,4%," kata Airlangga.
Ia menambahkan, pemerintah juga harus memperbaiki manajemen birokrasi. Supaya penanganan Covid berjalan dengan baik dan anggaran bisa terserap secepatnya.
(Baca Juga: Pandemi Plus Resesi, Pengusaha Sebut Kenaikan UMP di 2021 Tak Memungkinkan)
Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan resesi yang terjadi di Indonesia tidak akan lama. Adapun, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali minus di kuartal III/2020 sehingga masuk jurang resesi.
"Indonesia memang dibandingkan dengan negara lain kontraksinya minus 5,3% di kuartal II dan sebentar lagi akan ada result daripada kuartal III. Di sini berbagai lembaga melihat kita tetap minus tetapi diharapkan kuartal IV kita masuk bisa minus 1 sampai positif 0,4%," kata Airlangga.
(fai)
Lihat Juga :