Masuk Resesi, Ekonom: Ini yang Perlu Dilakukan Pemerintah

Kamis, 22 Oktober 2020 - 14:39 WIB
loading...
Masuk Resesi, Ekonom:...
Pemerintah perlu menyiapkan sejumlah langkah dalam menghadapi resesi yang dipastikan telah terjadi. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Indonesia dipastikan sudah masuk ke zona resesi karena pertumbuhan ekonomi negatif selama dua kuartal berturut-turut. Hal ini dikonfirmasi langsung Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang mengatakan ekonomi kuartal III/2020 akan berada di kisaran -1% hingga -2,9%.

Ekonom dari Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin mengatakan, ada beberapa hal yang harus dilakukan pemerintah dalam menghadapi resesi. Pertama, menguatkan para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di tengah pandemi.

(Baca Juga: RI Diprediksi Resesi, Luhut: Masih Lebih Baik dari Negara Lain)

"Ekonomi kerakyatan yang menjadi bumper saat krisis harus diperkuat. karena pertumbuhan ekonomi kita berasal dari konsumsi dalam negeri," katanya dalam Market Review IDX Channel, Kamis (22/10/2020)

Kemudian, lanjut Samirin, pemerintah pusat harus memperhatikan kondisi keuangan daerah. Pasalnya, kondisi keuangan Pemerintah Daerah (pemda) terganggu akibat pandemi Covid-19.

"Beberapa daerah kondisi fiskalnya itu berantakan. Program program pembangunan pemda tidak berjalan. Ini harus jadi perhatian pemerintah dengan memberikan insentif fiskal bagi pemda, untuk menggerakkan ekonomi daerah yang nanti ujungnya ada pertumbuhan ekonomi nasional," jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah juga harus memperbaiki manajemen birokrasi. Supaya penanganan Covid berjalan dengan baik dan anggaran bisa terserap secepatnya.

(Baca Juga: Pandemi Plus Resesi, Pengusaha Sebut Kenaikan UMP di 2021 Tak Memungkinkan)

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan resesi yang terjadi di Indonesia tidak akan lama. Adapun, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali minus di kuartal III/2020 sehingga masuk jurang resesi.

"Indonesia memang dibandingkan dengan negara lain kontraksinya minus 5,3% di kuartal II dan sebentar lagi akan ada result daripada kuartal III. Di sini berbagai lembaga melihat kita tetap minus tetapi diharapkan kuartal IV kita masuk bisa minus 1 sampai positif 0,4%," kata Airlangga.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Inflasi agar Tetap di Bawah Target Pemerintah
Rekomendasi
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
Kasus Obesitas Anak...
Kasus Obesitas Anak Meningkat, Dokter Ingatkan Batasan Konsumsi Gula
Pemanfaatan Dana Keistimewaan...
Pemanfaatan Dana Keistimewaan Yogyakarta Berhasil Berdayakan Masyarakat
Berita Terkini
IHSG Senin Depan Diprediksi...
IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved