Neraca Dagang Surplus, Tiga Menteri Ekonomi Jokowi Dipuji
Kamis, 22 Oktober 2020 - 19:50 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Dianggap Nggak Penting, Jokowi Diminta Bubarkan Kementeriannya Luhut
Dia mengatakan kenaikan PMI tersebut merupakan buah dari intervensi non fiskal berupa relaksasi impor bahan baku dan barang modal yang dilakukan oleh kementerian perdagangan sejak april lalu. Peningkatan kinerja ekspor Indonesia pada September 2020 sebesar 7% dibandingkan bulan sebelumnya (month to month/MoM) ini didorong adanya kenaikan ekspor migas 17,4% MoM maupun nonmigas 6,5% MoM.
Sementara impor bahan baku dan penolong pada September 2020 mengalami peningkatan tercatat sebesar USD11,6 miliar atau naik 7,7% dibandingkan Agustus 2020. Pihaknya beranggapan perbaikan kinerja ekspor bulanan RI sejak Juni hingga Septembersejalan dengan membaiknya kondisi perekonomian global. Sebagai contoh, Singapura yang merupakan hub perdagangan bagi Indonesia di pasar global mengalami pertumbuhan lebih baik di triwulan III 2020 dibandingkan triwulan sebelumnya meskipun masih tumbuh negatif.
Selain itu, membaiknya perekonomian global juga tercermin pada proyeksi IMF pada World Economic Outlook yang dirilis pada Oktober 2020 yang merevisi perkiraan pertumbuhan ekonomi global tahun 2020 dari sebelumnya -4,9% menjadi -4,4%. Faktor yang mendorong mulai membaiknya perekonomian global, antara lain berakhirnya karantina wilayah (lockdown) ataupun lockdown parsial, serta pemulihan ekonomi China yang lebih cepat dari ekspektasi sebelumnya.
Dia mengatakan kenaikan PMI tersebut merupakan buah dari intervensi non fiskal berupa relaksasi impor bahan baku dan barang modal yang dilakukan oleh kementerian perdagangan sejak april lalu. Peningkatan kinerja ekspor Indonesia pada September 2020 sebesar 7% dibandingkan bulan sebelumnya (month to month/MoM) ini didorong adanya kenaikan ekspor migas 17,4% MoM maupun nonmigas 6,5% MoM.
Sementara impor bahan baku dan penolong pada September 2020 mengalami peningkatan tercatat sebesar USD11,6 miliar atau naik 7,7% dibandingkan Agustus 2020. Pihaknya beranggapan perbaikan kinerja ekspor bulanan RI sejak Juni hingga Septembersejalan dengan membaiknya kondisi perekonomian global. Sebagai contoh, Singapura yang merupakan hub perdagangan bagi Indonesia di pasar global mengalami pertumbuhan lebih baik di triwulan III 2020 dibandingkan triwulan sebelumnya meskipun masih tumbuh negatif.
Selain itu, membaiknya perekonomian global juga tercermin pada proyeksi IMF pada World Economic Outlook yang dirilis pada Oktober 2020 yang merevisi perkiraan pertumbuhan ekonomi global tahun 2020 dari sebelumnya -4,9% menjadi -4,4%. Faktor yang mendorong mulai membaiknya perekonomian global, antara lain berakhirnya karantina wilayah (lockdown) ataupun lockdown parsial, serta pemulihan ekonomi China yang lebih cepat dari ekspektasi sebelumnya.
(nng)
Lihat Juga :