Ekonom Kasih 6 Catatan Penting Pasar Obligasi Pemerintah, Yuk Cek!
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 06:06 WIB
loading...
A
A
A
"Keempat, animo investor secara keseluruhan justru menunjukkan penurunan di bulan September 2020 dengan total permintaan di lelang obligasi menunjukkan penurunan," katanya saat dihubungi di Jakarta, Kamis (22/10/2020).
Kelima, struktur pasar obligasi negara saat ini telah menjadi sangat “concentrated” karena 80% dinamika di pasar bergantung pada investor asing, bank indonesia, serta bank komersial.
Keenam, realisasi defisit APBN sampai Agustus 2020 hanya mencapai 3% dari PDB. "Artinya, realisasi defisit fiskal (APBN) di tahun 2020 diperkirakan hanya akan mencapai 5% dari PDB, alias jauh dibawah target defisit 6,3% dari PDB yang disampaikan dalam Perppu revisi APBN," pungkas Adrian.
(Baca juga: APBD Rp252 Triliun Ndekem di Bank, Tito: Bunganya Dikekep Pengusaha )
Rendahnya penyaluran belanja ini menurut dia menyebabkan tetap rendahnya penyerapan saat lelang obligasi. Sehingga pada gilirannya telah menyebabkan turunnya animo investor domestik di pasar obligasi.
Kelima, struktur pasar obligasi negara saat ini telah menjadi sangat “concentrated” karena 80% dinamika di pasar bergantung pada investor asing, bank indonesia, serta bank komersial.
Keenam, realisasi defisit APBN sampai Agustus 2020 hanya mencapai 3% dari PDB. "Artinya, realisasi defisit fiskal (APBN) di tahun 2020 diperkirakan hanya akan mencapai 5% dari PDB, alias jauh dibawah target defisit 6,3% dari PDB yang disampaikan dalam Perppu revisi APBN," pungkas Adrian.
(Baca juga: APBD Rp252 Triliun Ndekem di Bank, Tito: Bunganya Dikekep Pengusaha )
Rendahnya penyaluran belanja ini menurut dia menyebabkan tetap rendahnya penyerapan saat lelang obligasi. Sehingga pada gilirannya telah menyebabkan turunnya animo investor domestik di pasar obligasi.
(ind)
Lihat Juga :