Keren, Pelaku Usaha Dekorasi Rumah Masuk Pasar Eropa

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 02:00 WIB
loading...
Keren, Pelaku Usaha...
Pelaku usaha dekorasi rumah masuk pasar Eropa. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan terus menyosialisasikan ‘Program Pelatihan Bisnis Ekspor (Business Export Coaching/BEC)’ untuk produk dekorasi rumah. Sosialisasi program ini akan kembali diselenggarakan pada 22, 23, dan 26 Oktober 2020 yang dibagi di beberapa daerah yaitu Jawa Timur dan Bali; Sumatera; serta Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, Papua, dan Maluku.

"Sosialisasi kami lakukan secara intensif agar semakin banyak para pelaku usaha yang dapat mengembangkan ekspor dan meningkatkan daya saing ekspor, khususnya produk dekorasi rumah Indonesia, ke pasar Eropa," jelas Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Marolop Nainggolan di Jakarta, Jumat (23/10/2020).

Baca Juga: Neraca Dagang Ngedur Untung Terus, Mendag Agus: Sinyal Bangkitnya Ekonomi

Menurut Marolop, program BEC kali ini memfokuskan pada produk dekorasi rumah berbahan kayu, rotan, dan serat alami lainnya yang tidak termasuk komponen furnitur besar. Program ini memberikan dukungan kepada 35 pelaku usaha kecil dan menengah hingga berhasil ekspor ke pasar Eropa.

"Program BEC ini akan dilaksanakan secara komprehensif selama empat tahun (2021—2024) untuk memastikan kesuksesan ekspor para pelaku usaha ke Eropa. Target dari nilai ekspor produk dekorasi rumah Indonesia ke Eropa sebesar Rp384 miliar pada 2024," jelasnya.

Untuk mendaftar program ini, lanjut Marolop calon peserta BEC tidak akan dikenakan biaya. Mereka akan mendapatkan berbagai keuntungan yaitu mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman pelaku usaha tentang pasar dan preferensi buyer Eropa. Peserta juga akan mendapatkan pendampingan individu selama masa program agar dapat fokus mengembangkan produk dan perusahaan sesuai standar Eropa serta menyusun strategi terbaik memasuki pasar Eropa.

Baca Juga: Ekspor Impor Mulai Naik, Transportasi Laut Perlu Berbenah

Selain itu, para peserta akan mendapatkan akses ke berbagai kontak di pasar Eropa dalam jaringan CBI dan kementerian/asosiasi terkait program dan mendapatkan kesempatan mengikuti pameran berskala internasional di dalam dan luar negeri.
Bagi pelaku usaha yang ingin mendaftarkan pelatihan BEC produk dekorasi rumah Indonesia dapat mengisi formulir pada link berikut ini: https://forms.gle/Nans1nK5jyQziNeH7. Untuk informasi lebih lanjut tentang program BEC dapat menghubungi Tim Seleksi BEC melalui email: [email protected]. Batas waktu pendaftaran program BEC hingga 1 November 2020.

Program BEC merupakan kerja sama Kemendag dengan Kementerian Perindustrian, Kementarian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), serta didukung Centre for the Promotion of Imports from Developing Countries (CBI) Belanda.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Prihatin Harga Telur...
Prihatin Harga Telur Anjlok, Sarifah DPR Dorong Kemendag Gandeng BGN
Rekomendasi
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
Berita Terkini
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved