Sri Mulyani Akui Pemanfaatan Ekonomi Syariah Belum Optimal

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 12:01 WIB
loading...
Sri Mulyani Akui Pemanfaatan...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia terus mendorong potensi ekonomi syariah di Indonesia. Namun, sebagai masyarakat muslim terbanyak di dunia ini, Indonesia masih belum mengoptimalkan ekonomi syariah.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, pemanfaatan ekonomi syariah di Indonesia belum optimal. "Karena kita masyarakat muslim terbesar di dunia yang mana diakui belum optimal dalam memanfaatkan ekonomi syariah," ujar Sri Mulyani dalam Webinar Strategis Nasional bertajuk "Indonesia Menuju Pusat Produsen Halal Dunia", Sabtu (24/11/2020).

(Baca juga: Sri Mulyani Beri Arahan untuk Genjot Penerimaan ke Ditjen Pajak )

Menurut dia, ekonomi syariah jadi sumber pertumbuhan ekonomi baru dan tantangan dinamika global. Ekonomi syariah terlihat dari nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Indonesia. "Ekonomi syariah ini membantu percepatan pemulihan ekonomi dan kita menerapkan sistem ekonomi syariah secara menyeluruh," jelasnya.

(Baca juga: KSAD dan Wakapolri Bertemu Dirut BPJS Kesehatan, Bahas Data Penerima Vaksin Covid-19 )

Untuk itu, lanjut dia, pemerintah membentuk Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). Adapun, komite merupakan perubahan dari KNEKS untuk peningkatan pembangunan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah serta menjadikan Indonesia sebagai Pusat Halal Dunia. "Potensi indonesia jadi industri halal Insha Allah bisa diwujudkan dengan langkah strategis," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BRI Gandeng Syailendra...
BRI Gandeng Syailendra Capital Hadirkan Investasi Syariah melalui Super App BRImo
Ambil Peluang Investasi...
Ambil Peluang Investasi Syariah di Booth MNC Sekuritas dalam Sharia Investment Week 2026
Mengulik Penyebab Ekonomi...
Mengulik Penyebab Ekonomi Syariah Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia
GP Ansor Siap Jadi Motor...
GP Ansor Siap Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Syariah dan UMKM
Pamit dari Kemenkeu,...
Pamit dari Kemenkeu, Sri Mulyani Menangis
Reshuffle Menkeu Jadi...
Reshuffle Menkeu Jadi Kabar Baik, Analis: Momentum Kembalikan Politik Anggaran ke Amanat Konstitusi
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi...
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi Syariah Berkeadilan untuk Indonesia Sejahtera
Pensiun Jadi Menkeu,...
Pensiun Jadi Menkeu, Sri Mulyani akan Ngajar di Oxford
Perhimpunan BMT Indonesia...
Perhimpunan BMT Indonesia Lantik Pengurus Baru, Tekankan Pentingnya Tata Kelola
Rekomendasi
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved