Girang Dapat Stimulus Airport Tax, Bos AP II: Sudah Ditunggu-tunggu

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 18:18 WIB
loading...
Girang Dapat Stimulus...
Suasana di bandara Soekarno Hatta. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Angkasa Pura II (AP II) selaku pengelola sejumlah bandara di Tanah Air menyambut positif insentif pemerintah untuk airport tax atau biasa dikenal dengan Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U).

Dirut AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, pelaku industri penerbangan sudah menunggu stimulus ini. Oleh karena itu, dengan terealisasinya stimulus ini menggairahkan kembali para pelaku industri penerbangan.

"Stimulus penerbangan ini sudah ditunggu-tunggu. Presiden (Jokowi), Menteri Koordinator bidang Perekonomian (Airlangga Hartarto) dan tim Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sudah memberikan pernyataan," ujarnya dalam diskusi virtual, Sabtu (24/10/2020).

(Baca: Ada Insentif Rp215 Miliar di 13 Bandara, Terbang Bakal Makin Enteng )

Menurut Awaluddin, realisasi ini merupakan bukti konkret pemerintah untuk membantu industri penerbangan. Seperti diketahui, sejak pandemi ini berlangsung, industri penerbangan menjadi salah satu yang terkena dampak. "Kami sebagai pelaku industri penerbangan sangat senang karena stimulus ini bisa membantu menggairahkan kembali," ucapnya.

Menurut Awaluddin, program stimulus yang diberikan Kemenhub meliputi dua hal. Pertama adalah airport tax dan pembebasan biaya kalibrasi.

"Kami apresiasi, ini stimulus pemerintah diberikan untuk perecepatan PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional). Ini terobosan untuk membantu industri," jelasnya.

Nantinya, lanjut Awaluddin, stimulus ini akan langsung disinkronkan dengan program pemulihan ekonomi nasional yang dirancang oleh AP II.

"Saya menegaskan beberapa hal ini program stimulus ke sektor penerbangan untuk PEN di masa pandemi. Bagaimana nanti kita sinkronkan dengan AP II dan percepatan pemulihan ekonomi nasional," jelasnya.

(Baca juga: Airport Tax Dibebaskan Dorong Gairah Pariwisata Domestik )

Sebelumnya, pemerintah melalui Direktorat Perhubungan Udara Kemenhub memberikan insentif untuk airport tax atau PJP2U. Selain airport tax, pemerintah juga membebaskan layanan fasilitas kalibrasi.

Pemberian insentif tersebut berlaku pada periode 23 Oktober hingga 31 Desember 2020. Total insentif tersebut mencapai Rp215 miliar terdiri atas insentif PJPU senilai Rp175 miliar dan insentif biaya fasiltas kalibrasi Rp40 miliar. Insentif ini berlaku pada 13 bandara yang ada di Indonesia.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
AHY Targetkan Bandara...
AHY Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Terbaik Dunia di 2029
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Pemerintah Guyur Diskon...
Pemerintah Guyur Diskon Transportasi saat Libur Sekolah: Bisa jadi Penggerak Kelas Menengah
Rakortas Stimulus Kuartal...
Rakortas Stimulus Kuartal II 2026: Berikut Paket Insentif Fiskal, hingga Biaya Transportasi
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
81 Jemaah Haji Periksa...
81 Jemaah Haji Periksa Kesehatan saat Tiba di Bandara Madinah, 10 Lainnya Dirujuk ke RS
Rekomendasi
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Berita Terkini
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved