Tertinggal dari Negeri Jiran, RI Ranking 5 Produsen Produk Halal
Minggu, 25 Oktober 2020 - 07:07 WIB
loading...
A
A
A
"Kita ketahui, industri tekstil cukup unggul. Kita di nomor kedua, di bawah Turki. Namun, di media dan rekreasi masih perlu kerja keras. Demikian juga farmasi dan kosmetik," ungkap dia.
Sedangkan untuk produk makanan dan minuman halal, Indonesia belum berada di peringkat 10 besar. Padahal, di dalam negeri dan ekspor, sumbangan terbesar ekonomi halal berasal dari sektor ini, khususnya minyak kelapa sawit (CPO).
(Baca juga: Kalah Jauh dari Negara-negara Non-Muslim, RI Urutan ke-20 Eksportir Makanan Halal )
"Kita masih terus mengejar top 10 halal food. Dan juga top muslim friendly travel, kita ranking tiga, di bawah UEA dan Turki," jelas Airlangga.
Maka itu, tutur dia, Indonesia perlu meningkatkan kinerja industri halal agar bisa menempatkan Indonesia sebagai produsen produk halal terbesar pada 2024. "Target ini sejalan dengan besarnya potensi pasar produk halal di Indonesia maupun dunia," tandasnya.
Sedangkan untuk produk makanan dan minuman halal, Indonesia belum berada di peringkat 10 besar. Padahal, di dalam negeri dan ekspor, sumbangan terbesar ekonomi halal berasal dari sektor ini, khususnya minyak kelapa sawit (CPO).
(Baca juga: Kalah Jauh dari Negara-negara Non-Muslim, RI Urutan ke-20 Eksportir Makanan Halal )
"Kita masih terus mengejar top 10 halal food. Dan juga top muslim friendly travel, kita ranking tiga, di bawah UEA dan Turki," jelas Airlangga.
Maka itu, tutur dia, Indonesia perlu meningkatkan kinerja industri halal agar bisa menempatkan Indonesia sebagai produsen produk halal terbesar pada 2024. "Target ini sejalan dengan besarnya potensi pasar produk halal di Indonesia maupun dunia," tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :