Terverifikasi untuk New Normal, FRii Bali Echo Beach Hotel Siap Layani Tamu
Senin, 26 Oktober 2020 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Ingin Berlibur Akhir Tahun di Bali, 3 Hotel ini Bisa Jadi Pilihan
Selain itu, tata kelola operasional FRii Bali Echo Beach Hotel juga memperhatikan aspek pelestarian lingkungan, budaya, masyarakat sosial dengan tujuan agar kegiatan dapat selaras memperhatikan upaya berkelanjutan.
Contohnya dalam tata kelola restoran serta tingkat hunian kamar yang sesuai dengan aturanjaga jarak. Selain itu, juga memperhatikan penerapan konsepgreen hotel, tata kelola limbah cair, padat maupunfood waste.
Menurut Moh Hasan Bisri, masa new normal atau adaptasi baru menjadi tantangan tersendiri bagi sektor perhotelan, termasuk juga dialami oleh FRii Bali Echo Beach Hotel . Meski demikian, terdapat peluang yang bisa dimanfaatkan tentunya dengan memperhatikan beberapa faktor yakni tingkat kreativitas yang tinggi, cepat beradaptasi, memilik inovasi, serta tanggap akan segala situasi.
"Cara berpikir baru ini harus memperhatikan beberapa faktor yakni tingkat kreativitas yang tinggi, cepat beradaptasi, memilik inovasi, serta tanggap akan segala situasi. Dengan adanya beberapa kolaborasi ini diharapkan dapat menjadikan titik balik bangkitnya kembali industri pehotelan maupun industri yang lain dari masa sulit," katanya, kepada Sindonews, Senin (26/10).
Baca Juga: 1.311 Hotel dan Restoran di Bali Nunggak Pajak Ratusan Miliar
Selain itu, tata kelola operasional FRii Bali Echo Beach Hotel juga memperhatikan aspek pelestarian lingkungan, budaya, masyarakat sosial dengan tujuan agar kegiatan dapat selaras memperhatikan upaya berkelanjutan.
Contohnya dalam tata kelola restoran serta tingkat hunian kamar yang sesuai dengan aturanjaga jarak. Selain itu, juga memperhatikan penerapan konsepgreen hotel, tata kelola limbah cair, padat maupunfood waste.
Menurut Moh Hasan Bisri, masa new normal atau adaptasi baru menjadi tantangan tersendiri bagi sektor perhotelan, termasuk juga dialami oleh FRii Bali Echo Beach Hotel . Meski demikian, terdapat peluang yang bisa dimanfaatkan tentunya dengan memperhatikan beberapa faktor yakni tingkat kreativitas yang tinggi, cepat beradaptasi, memilik inovasi, serta tanggap akan segala situasi.
"Cara berpikir baru ini harus memperhatikan beberapa faktor yakni tingkat kreativitas yang tinggi, cepat beradaptasi, memilik inovasi, serta tanggap akan segala situasi. Dengan adanya beberapa kolaborasi ini diharapkan dapat menjadikan titik balik bangkitnya kembali industri pehotelan maupun industri yang lain dari masa sulit," katanya, kepada Sindonews, Senin (26/10).
Baca Juga: 1.311 Hotel dan Restoran di Bali Nunggak Pajak Ratusan Miliar
(agn)
Lihat Juga :