Awas Efek BBM RON Rendah ke Kesehatan dan Ekonomi, Sama Saja dengan Bencana

Senin, 26 Oktober 2020 - 22:59 WIB
loading...
Awas Efek BBM RON Rendah...
Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) RON rendah tidak hanya memunculkan dampak buruk terhadap lingkungan, tetapi juga kesehatan dan ekonomi yang harus ditanggung masyarakat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) RON rendah tidak hanya memunculkan dampak buruk terhadap lingkungan, tetapi juga kesehatan dan ekonomi yang harus ditanggung masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Direktur Keadilan Perkotaan Institut Hijau Indonesia (IHI) Selamet Daroyni.

“Ini ketidakadilan sosiologis. Masyarakat yang menerima beban dan dampak penggunaan BBM RON rendah,” katanya di Jakarta.

Menurut dia, jalan terbaik dengan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat, untuk beralih kepada BBM RON tinggi yang lebih ramah lingkungan. RON singkatan Research Octane Number.

(Baca Juga: Kurangi Emisi Karbon Tak Cuma Soal BBM Oktan Tinggi, Perlu Pembenahan Transportasi )

Ia menjelaskan, bahwa ketidakadilan sosiologis baru dirasakan jangka panjang, sedangkan pihak yang sangat terdampak adalah masyarakat. “Jika mengabaikan lingkungan, yang antara lain tetap memakai BBM RON rendah, sama saja dengan bencana. Masyarakat yang menerima beban,” kata aktivis lingkungan ini.

BBM RON rendah, lanjutnya, memiliki dampak negatif paling dirasakan adalah buruknya kualitas udara, yang berdampak pula terhadap kesehatan masyarakat.

Jika berlanjut, ke depan, tambahnya, dampak buruk tersebut akan terakumulasi. Di Jakarta, misalnya 5-10 tahun ke depan mengkhawatirkan. Apalagi dengan jumlah kendaraan bermotor yang hampir sama dengan jumlah penduduknya. Ia mengatakan BBM RON rendah juga berkontribusi terhadap emisi Gas Rumah Kaca (GRK).

“Saat ini sudah terjadi krisis iklim. Kalau kita semua tidak 'aware' dengan kondisi seperti ini, tentu ke depan akan semakin masif. Semua pihak harus berkontribusi, antara lain dengan meninggalkan BBM RON rendah,” kata dia.

Terkait dengan berbagai kondisi itulah, lanjutnya, peningkatan kualitas BBM menjadi kebutuhan mendesak dan krusial. Ia menjelaskan penggunaan BBM dengan angka oktan tinggi akan memastikan lingkungan yang lebih sehat, termasuk udara yang lebih bersih.

“Dan kalau udara sudah sehat, tentu manusianya juga menjadi lebih sehat,” ujarnya.

(Baca Juga: Bahaya! Penggunaan Bensin Oktan Rendah Perparah Pasien Covid-19 )

Oleh karena persoalan kualitas BBM sudah menjadi tanggung jawab bersama, menurut dia, sangat penting komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Agar tercipta keadilan sosiologis, misalnya, pemerintah perlu memberikan semacam insentif bagi orang-orang yang melakukan hal positif terkait dengan gerakan lingkungan dan pengendalian perubahan iklim, termasuk melalui gerakan penggunaan BBM RON tinggi. Selain itu, lanjut Selamet, pemerintah perlu memberikan dukungan, misalnya melalui kebijakan bahwa kendaraan harus lulus uji emisi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
EV dan SPKLU, Infrastruktur...
EV dan SPKLU, Infrastruktur Penting untuk Mendukung Mobilitas Rendah Emisi
3 Opsi Sumber Pendapatan...
3 Opsi Sumber Pendapatan Daerah Potensial Selain Pajak Kendaraan Listrik
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan...
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan Arah Baru Percepat Dekarbonisasi Sektor Bisnis via Kolaborasi
Melalui Hybrid Truck...
Melalui Hybrid Truck hingga EV, MHU Pangkas Emisi hingga 41%
Pupuk Indonesia Perkuat...
Pupuk Indonesia Perkuat Pasokan dan Kembangkan Energi Rendah Karbon
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Forum Bisnis New York,...
Forum Bisnis New York, RI Dorong Investasi Karbon Hutan Berintegritas Tinggi
Dukung Pemerintah Hemat...
Dukung Pemerintah Hemat Energi, Rodalink Ajak Masyarakat Bandung Bersepeda
Rekomendasi
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
Manfaat Minum Air Dingin...
Manfaat Minum Air Dingin dan Efek Sampingnya untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved