Hasil Survei Membuktikan Transaksi Perbankan di Kantor Cabang Makin Menurun
Selasa, 27 Oktober 2020 - 23:38 WIB
loading...
Hasil riset terhadap 1.121 responden menunjukkan bahwa hanya 6,2% responden yang menjawab lebih sering melakukan transaksi perbankan di kantor cabang. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Hasil riset yang dilakukan Inventure pada Agustus-September terhadap 1.121 responden yang tersebar di seluruh Indonesia menunjukkan bahwa hanya 6,2% responden yang menjawab lebih sering melakukan transaksi perbankan di kantor cabang. Sementara hasil yang berkebalikan, yaitu transaksi melalui mobile atau internet banking lebih sering dilakukan oleh 43,6% responden.
"Tren pembayaran transaksi perbankan semakin digital . Sebanyak 58,3% konsumen lebih jarang transaksi ke kantor cabang," ujar Managing Partner Inventure Yuswohady dalam webinar Indonesia Industry Outlook (IIO) 2021, Selasa (27/10/2020).
(Baca Juga: OJK: Masyarakat Makin Gandrung pada Layanan Digital Banking )
Menurut Yuswohady, masyarakat mulai adaptif melakukan transaksi keuangan dengan bantuan digital. Sebanyak 43,5% responden mulai jarang bertransaksi ke ATM. Sementara 43,6% responden semakin sering menggunakan internet/mobile banking.
"Meskipun responden yang menjawab transaksi dengan e-wallet lebih sedikit, namun jika industri perbankan tidak segera menerapkan open-banking terlebih di era revolusi digital ini tentu akan kalah dengan fintech," jelasnya.
"Tren pembayaran transaksi perbankan semakin digital . Sebanyak 58,3% konsumen lebih jarang transaksi ke kantor cabang," ujar Managing Partner Inventure Yuswohady dalam webinar Indonesia Industry Outlook (IIO) 2021, Selasa (27/10/2020).
(Baca Juga: OJK: Masyarakat Makin Gandrung pada Layanan Digital Banking )
Menurut Yuswohady, masyarakat mulai adaptif melakukan transaksi keuangan dengan bantuan digital. Sebanyak 43,5% responden mulai jarang bertransaksi ke ATM. Sementara 43,6% responden semakin sering menggunakan internet/mobile banking.
"Meskipun responden yang menjawab transaksi dengan e-wallet lebih sedikit, namun jika industri perbankan tidak segera menerapkan open-banking terlebih di era revolusi digital ini tentu akan kalah dengan fintech," jelasnya.
Lihat Juga :