Pengusaha Biro Haji dan Umroh Banting Setir Bidik Wisata Indbound Jadi Bisnis Baru

loading...
Pengusaha Biro Haji dan Umroh Banting Setir Bidik Wisata Indbound Jadi Bisnis Baru
DPP AMPHURI lakukan sejumlah terobosan di antaranya menggarap wisata inbound di dalam negeri. Langkah ini diambil agar bisnis para anggota asosiasi tetap berlanjut dan tidak hanya terpaku haji dan umrah. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Para pelaku usaha terus mencari cara agar tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19 yang juga belum mereda. Salah satunya dilakukan oleh para pengusaha yang tergabung dalam Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPP AMPHURI) yang siap banting setir karena belum adanya kepastian penyelenggaraan umrah karena pandemi.

Merespons kondisi tersebut, DPP AMPHURI melakukan sejumlah terobosan di antaranya dengan menggarap wisata inbound di dalam negeri. Langkah ini diambil agar bisnis para anggota asosiasi tersebut tetap berlanjut dan tidak hanya terpaku pada penyelenggaraan haji dan umrah.

“Bidang (wisata) tersebut diharapkan menjadi terobosan sekaligus inspirasi bagi anggota agar lebih survive dalam menjalankan bisnis,” kata Ketua Umum DPP AMPHURI Firman M Nur di sela-sela pengukuhan pengurus DPP AMPHURI di Jakarta, Selasa (27/10/2020).

(Baca Juga: Tingkatkan Layanan, Amphuri-BNI Syariah Bangun Sistem Digitalisasi Haji & Umroh)



Dia menambahkan, organisasi yang dipimpinnya berkomitmen membantu program pemerintah dalam upaya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan manca negara ke Indonesia. Jadi, kata Firman, selain turut serta membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi rumah tangga masyarakat terdampak Covid-19, AMPHURI sebagai bagian dari anak negeri juga disadarkan untuk kembali menata industri wisata inbound yang selama ini belum dikelola dengan baik dan benar.

“Potensi wisata negeri ini tak kalah menariknya. Karena itu, dengan kekuatan dan jaringan yang kami miliki selama ini, maka sudah saatnya kita membantu pemerintah mendatangkan turis mancanegara ke Indonesia,” katanya.

Firman mengingatkan, bahwa tantangan ke depan adalah bagaimana AMPHURI bersama 436 anggotanya mampu berperan aktif dalam penyelenggaraan umrah di masa pandemi dengan protokol kesehatan sebagaimana yang ditentukan oleh Arab Saudi.



“Untuk itu saatnya kita bergandengan tangan untuk kerja, kerja dan kerja, bangkit melayani kembali setelah delapan bulan vakum dan bahkan zero income. Saatnya kita memberikan yang terbaik bagi anggota, masyarakat muslim Indonesia maupun dunia,” ujarnya.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top