Kuartal III/2020, Bank Danamon Cetak Laba Rp632 Miliar
Rabu, 28 Oktober 2020 - 18:15 WIB
loading...
A
A
A
"Bank Danamon menjaga penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan kualitas aset melalui pelaksanaan prosedur penilaian risiko, serta proses collection dan recovery kredit yang disiplin. Rasio kredit bermasalah atau NPL pada akhir semester pertama 2020 tercatat membaik di posisi 3,2% pada akhir kuartal ketiga 2020," jelasnya.
(Baca Juga: Pemerintah Pastikan Sistem Keuangan RI Aman Sentosa)
Sedangkan pendapatan berbasis komisi atau fee based income berjumlah Rp2,58 triliun pada sembilan bulan pertama tahun ini. Angka ini didukung oleh pertumbuhan dari bancassurance sebesar 23% dan keuntungan kegiatan treasuri melalui perdagangan marketable securities dan valuta asing yang tumbuh 109%.
Giro dan tabungan (CASA) tumbuh 13% secara setahunan. Sampai dengan September 2020, CASA mencakup lebih dari setengah total dana pihak ketiga Bank Danamon dengan rasio CASA sebesar 51,8%.
Adapun rasio kecukupan modal Bank Danamon (capital adequacy ratio/CAR) tetap menjadi salah satu yang terkuat di kelasnya setelah penetapan status sebagai Bank BUKU 4. CAR konsolidasian tercatat pada 24,9 % pada akhir September 2020 dimana modal tier-1 berada pada Rp38,4 triliun.
(Baca Juga: Pemerintah Pastikan Sistem Keuangan RI Aman Sentosa)
Sedangkan pendapatan berbasis komisi atau fee based income berjumlah Rp2,58 triliun pada sembilan bulan pertama tahun ini. Angka ini didukung oleh pertumbuhan dari bancassurance sebesar 23% dan keuntungan kegiatan treasuri melalui perdagangan marketable securities dan valuta asing yang tumbuh 109%.
Giro dan tabungan (CASA) tumbuh 13% secara setahunan. Sampai dengan September 2020, CASA mencakup lebih dari setengah total dana pihak ketiga Bank Danamon dengan rasio CASA sebesar 51,8%.
Adapun rasio kecukupan modal Bank Danamon (capital adequacy ratio/CAR) tetap menjadi salah satu yang terkuat di kelasnya setelah penetapan status sebagai Bank BUKU 4. CAR konsolidasian tercatat pada 24,9 % pada akhir September 2020 dimana modal tier-1 berada pada Rp38,4 triliun.
(fai)
Lihat Juga :