BNI Fokus Pemberdayaan UMKM Go Digital

loading...
BNI Fokus Pemberdayaan UMKM Go Digital
Siapapun yang berniat memulai sebuah bisnis dari awal, sepertinya layak memperhatikan apa yang sedang dilakukan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terhadap para pelaku usaha kecil. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Siapapun yang berniat memulai sebuah bisnis dari awal, sepertinya layak memperhatikan apa yang sedang dilakukan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNIterhadap para pelaku usaha kecil. BNI tengah menjalankan serangkaian program terintegrasi yang diharapkan dapat membawa pelaku usaha kecil, yang sedang merintis bisnisnya dari embrio, hingga kemudian berkembang menjadi pelaku usaha sukses yang berorientasi ekspor.

BNI membagi dua kelompok Program Pemberdayaan UMKM nya. Pertama, Program Pendampingan bagi UMKM dalam pengembangan usahanya. Kedua, Program Pembiayaan. Pada Program Pendampingan, BNI selalu menyertai pelaku usaha kecil sejak tahapan Peningkatan Kapasitas Produksi, berlanjut pada tahap pengembangan Nilai Tambah pada Produk dan Jasa UMKM, hingga akhirnya sanggup Menjangkau pasar Ekspor.

(Baca Juga: Konsisten Bertransformasi, Digitalisasi BNI Sentuh 22 Juta Warga)

Adapun pada Program Pembiayaan, BNI siap dengan bantuan berskema CSR dan Program Kemitraan (ketika mereka masih Unfeasible dan Unbankable), lalu naik kelas menjadi Kredit Usaha Rakyat atau KUR (saat sudah feasible namun Unbankable), hingga akhirnya layak menjadi penerima kredit komersial (ketika pengusaha sudah feasible dan bankable).



Tidak berhenti di pembiayaan, BNI juga fokus dalam mempertemukan UMKM binaan BNI dengan potential buyer baik dari Nasabah Menengah maupun Korporasi BNI sehingga tercipta value chain yang saling menguntungkan.

BNI mengajak pihak lain yang memiliki misi yang sama untuk membangun sebuah ekosistem pendukung UMKM agar mampu berkembang, baik start up, e-commerce, maupun fintech. Langkah ini dilakukan untuk mempertajam upaya digitalisasi UMKM sehingga mereka mampu mengakses pasar lebih luas lagi.

Selain itu, di sektor produksi, BNI juga menggandeng mitra strategis dari kalangan start up untuk membentuk klaster-klaster spesifik berdasarkan produk yang dikembangkan, seperti program smartfarming dan klaster pertanian uggulan bekerjasama dengan RiTx, Agrosolutions, Agree serta klaster perikanan bekerjasama dengan Aruna, FishON, dan FisTX.



“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional dan BNI siap mendampingi UMKM untuk melalui masa sulit ini,” ujar Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto di Jakarta.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top