Jangan Panik, Resesi Hanya Stempel untuk Indonesia

Jum'at, 30 Oktober 2020 - 09:21 WIB
loading...
Jangan Panik, Resesi...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ekonom Core Piter Abdullah menilai resesi yang akan terjadi di Indonesia sebenarnya hanya stempel untuk kondisi saat ini. Hal ini dikarenakan selama dua kuartal ini pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal mengalami negatif.

"Dua kuartal yang sudah lewat. Ketika dua kuartal yang sudah berlalu itu pertumbuhan ekonomi kita negatif maka diberi stempel resesi," ujar Piter saat dihubungi MNC Portal News Jakarta, Kamis (30/10/2020).

(Baca juga: Sepakat Tingkatkan Kerja Sama, RI-AS Kian Mesra )

Menurut dia, resesi yang dialami Indonesia sudah dirasakan sebelum Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkannya. Hal itu terlihat dari banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di Indonesia.

"Oleh karena itu dampaknya sudah kita alami. Selama dua kuartal ini kontraksi ekonomi yang kita alami sudah banyak menyebabkan PHK atau merumahkan pekerja tanpa gaji yang dampaknya pengangguran dan kemiskinan meningkat," bebernya.

Ke depan, perekonomian diharapkan akan sedikit membaik. Apalagi, vaksin Covid-19 dapat ditemukan dan bisa segera dilakukan vaksinasi massal.



"Pandemi secara bertahap berakhir. Perekonomian bangkit kembali dan terjadi penyerapan tenaga kerja kembali. Pengangguran dan kemiskinan bisa kembali turun," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
1 Miliar Barel Minyak...
1 Miliar Barel Minyak Terguncang Selat Hormuz, Dunia Terancam Resesi
Peluang Resesi Indonesia...
Peluang Resesi Indonesia di Bawah 5%, Lebih Kuat dari AS, Kanada, dan Jepang
Sinyal Resesi Global...
Sinyal Resesi Global Menguat, Lonjakan Harga Minyak Dekati Ambang Batas Krisis
Kurs Rupiah Capai Rp16.904/USD,...
Kurs Rupiah Capai Rp16.904/USD, Indonesia Punya Pengalaman Hindari Jurang Resesi
Menkeu Purbaya Tepis...
Menkeu Purbaya Tepis Isu Resesi Indonesia Sudah Dekat
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Ekonomi Suram, Gelombang...
Ekonomi Suram, Gelombang Unjuk Rasa Banyak Terjadi di China
Kurikulum yang Berpusat...
Kurikulum yang Berpusat pada Siswa Efektif Atasi Learning Loss Akibat Pandemi
Rekomendasi
Richard Lee Buka Suara...
Richard Lee Buka Suara usai Jadi Tersangka, Siap Bongkar Fakta di Persidangan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Film Tanah Runtuh Karya...
Film Tanah Runtuh Karya Denny Siregar Soroti Konflik Poso dan Ikatan Keluarga
Berita Terkini
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved